Sebanyak 713 Mahasiswa Unair Turun Desa Bangun Lamongan
- 06 Jan 2026 21:41 WIB
- Tuban
KBRN, Lamongan: Sebanyak 713 mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) diterjunkan ke Kabupaten Lamongan melalui program Belajar Bersama Komunitas (BBK) ke-7. Ratusan mahasiswa ini akan melaksanakan pengabdian masyarakat di desa dan kelurahan mulai 6 Januari hingga 2 Februari 2026.
Kehadiran mahasiswa Unair disambut positif Pemerintah Kabupaten Lamongan sebagai kolaborasi strategis untuk mendorong pembangunan daerah berkelanjutan, terutama di sektor pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Para mahasiswa akan terlibat langsung mendampingi warga dengan pendekatan keilmuan dan riset perguruan tinggi.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan pembangunan daerah berawal dari desa. Menurutnya, penguatan desa akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan kemajuan daerah secara menyeluruh.
“Dengan membangun desa, secara otomatis akan meningkatkan kualitas hidup mayoritas masyarakat, yang berdampak langsung terhadap kemajuan pembangunan daerah,” ujar Yuhronur Efendi, Selasa (6/1/2026).
Ia menambahkan, pembangunan Lamongan dijalankan melalui 15 program prioritas yang bertumpu pada pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal, pemerataan pembangunan, dan harmonisasi sosial. Kehadiran mahasiswa BBK Unair diharapkan mampu memperkuat program tersebut di tingkat desa.
Sementara itu, Ketua LPMB Unair, Hery Purnobasuki, menjelaskan seluruh mahasiswa BBK difokuskan pada program berkelanjutan yang sejalan dengan dukungan Unair terhadap Sustainable Development Goals (SDGs). Sebanyak 713 mahasiswa akan ditempatkan di 82 desa dan kelurahan di Kecamatan Kedungpring, Sugio, Babat, dan Pucuk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....