Dinkes Tuban Tegaskan Pentingnya Imunisasi Kejar Bagi Balita yang Terlambat

  • 28 Jul 2026 20:53 WIB
  •  Tuban

‎RRI.CO.ID, Tuban - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban terus mengoptimalkan berbagai program kesehatan masyarakat, salah satunya melalui percepatan imunisasi. Langkah strategis ini diambil guna memastikan balita yang mengalami keterlambatan imunisasi, baik akibat kondisi sakit maupun keengganan orang tua, dapat segera memperoleh perlindungan kesehatan yang optimal.

‎‎July Setianingrum, JF Adminkes Ahli Muda, PJ Progam Kesmas Dinkes Tuban, mengungkapkan bahwa pelaksanaan imunisasi balita di lapangan masih dihadapkan pada sejumlah tantangan. Keterlambatan tersebut umumnya disebabkan oleh faktor kesehatan anak yang kurang mendukung pada jadwal semula, atau rendahnya kesadaran serta keraguan dari pihak orang tua.

‎‎Menanggapi kendala tersebut, Dinkes Tuban memberlakukan penanganan khusus yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing anak melalui pelaksanaan imunisasi kejar. "Ada tipikal vaksinasi yang boleh dilakukan dan tidak saat imunisasi kejar, dan itu nanti akan ditangani secara khusus oleh dokter spesialis anak," ujarnya, Selasa 27 Juli 2026.

‎‎Lebih lanjut, July menjelaskan mekanisme penanganan yang diterapkan dalam mengidentifikasi status imunisasi balita. Apabila keterlambatan disebabkan oleh faktor kesehatan atau sakit, pemantauan riwayat kesehatan dapat dilakukan secara komprehensif melalui Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

‎‎Kendati demikian, tantangan yang berasal dari keengganan sebagian masyarakat untuk mengimunisasikan anak masih menjadi catatan penting. Oleh karena itu, Dinkes Tuban berkomitmen untuk terus menggencarkan sosialisasi secara masif guna memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat luas.

‎‎Pihaknya juga mengingatkan bahwa mengabaikan imunisasi dapat memicu risiko kesehatan yang fatal bagi tumbuh kembang anak. Kemungkinan terburuk apabila anak tidak mendapatkan imunisasi secara lengkap adalah melemahnya sistem kekebalan tubuh, sehingga rentan terserang berbagai virus dan penyakit berbahaya, khususnya penyakit menular yang mengancam keselamatan jiwa.

‎‎Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Tuban agar tidak merasa takut atau ragu terhadap program imunisasi. "Masyarakat kami minta untuk terus berkonsultasi dengan tenaga medis, demi memastikan kelengkapan cakupan imunisasi anak terpenuhi dengan baik demi masa depan generasi bangsa," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....