Kemenhaj Tuban Perketat Prosedur Pemulangan Jemaah Haji
- 06 Jun 2026 19:40 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Tuban - Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Kantor Kementerian Haji dan Umrah mulai memperketat pengamanan kepulangan jemaah haji. sebanyak lima kloter jamaah haji asal Kabupaten Tuban yang terdiri dari kloter 26, 27, 28, 29, dan 30 dijadwalkan tiba secara bertahap pada Senin, 8 Juni 2026, dengan lokasi pemusatan penjemputan di Kompi Senapan C 521 Tuban.
Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tuban, Abdul Ghofur, menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor telah dilakukan secara matang guna memastikan proses debarkasi berjalan lancar, aman, dan tertib. Pihaknya menghimbau seluruh keluarga jamaah untuk disiplin mematuhi protokol penjemputan yang telah ditetapkan demi menghindari kepadatan di area kedatangan.
Dalam mekanisme tersebut, panitia membatasi jumlah penjemput dengan ketentuan hanya satu orang keluarga yang diperbolehkan menjemput setiap satu jamaah. Untuk keperluan verifikasi, penjemput wajib menunjukkan kartu identitas resmi jamaah kepada petugas jaga, yang nantinya akan ditandai oleh petugas sebagai bukti bahwa kartu tersebut telah digunakan.
Terkait pengambilan barang bawaan, panitia memberlakukan prosedur administratif yang ketat. Pengambilan koper wajib disertai dengan kupon resmi yang telah dibagikan sebelumnya, sementara untuk pengambilan air zam-zam, pihak keluarga harus menunjukkan kartu identitas jamaah.
"Apabila syarat administratif tersebut tidak dapat dipenuhi di lokasi, maka barang tidak dapat diserahkan dan pengambilan dapat dilakukan keesokan harinya di Kantor Kemenhaj Kabupaten Tuban," ujarnya, Sabtu 6 Juni 2026.
Berdasarkan jadwal yang telah dirilis, kloter 26 diperkirakan mendarat di bandara pada pukul 04.40 WIB dan tiba di Tuban pukul 09.40 WIB. Menyusul kemudian kloter 27 yang dijadwalkan mendarat pukul 05.40 WIB dan tiba pukul 10.40 WIB. Untuk kloter 28, estimasi pendaratan adalah pukul 06.45 WIB dengan jadwal tiba di Tuban pukul 11.45 WIB.
Diikuti kloter 29 yang mendarat pukul 07.40 WIB dan tiba pukul 12.40 WIB. Terakhir, kloter 30 dijadwalkan mendarat pukul 18.15 WIB dan tiba di Tuban pada pukul 23.15 WIB.
Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas, petugas akan menerapkan rekayasa jalan mulai pukul 07.00 WIB hingga seluruh proses pemulangan selesai. Jalan Sunan Kalijaga akan diberlakukan satu arah dari timur ke barat, sementara arus kendaraan dari Jalan Dr. Wahidin dialihkan menuju Jalan Letda Sucipto.
Pengaturan parkir juga telah ditentukan, di mana kendaraan penjemput yang memiliki stiker resmi diperbolehkan parkir di sepanjang Jalan Sunan Kalijaga, sedangkan kendaraan tanpa stiker diarahkan menuju area parkir di MPP Tuban, GOR, dan sepanjang Jalan Teuku Umar. Sementara itu, area di dalam Kompi Senapan C dikhususkan hanya untuk bus jamaah haji.
Seluruh rangkaian kepulangan ini merupakan tahapan akhir dari proses debarkasi yang sebelumnya telah dilalui jamaah di Asrama Haji Surabaya. "Di sana, jamaah telah menjalani serangkaian prosedur ketat, meliputi pemeriksaan kesehatan, biometrik, hingga pemeriksaan koper besar oleh pihak Avsec dan Bea Cukai," jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Tuban berharap seluruh masyarakat dan keluarga jamaah dapat bekerja sama mematuhi arahan petugas di lapangan. Hal itu bertujuan agar proses kepulangan tamu-tamu Allah ini dapat terlaksana dengan khidmat dan lancar hingga tiba kembali di kediaman masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....