Kemenhaj Tuban Sampaikan Perubahan Prosedur Kepulangan Jemaah Haji

  • 04 Jun 2026 10:39 WIB
  •  Tuban

‎RRI.CO.ID, Tuban – Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tuban melakukan langkah antisipasi untuk memastikan proses pemulangan jemaah haji tahun ini berjalan lancar. Salah satu fokus utama adalah mengantisipasi perubahan standar operasional prosedur (SOP) baru di bandara yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi waktu serta kenyamanan para jemaah.

‎‎Plt. Kepala Kemenhaj Kabupaten Tuban, Abdul Ghofur, menjelaskan bahwa terdapat perubahan signifikan pada alur pemulangan jemaah di bandara. Perubahan ini diterapkan sebagai langkah mitigasi untuk mempercepat alur proses kedatangan, sehingga jemaah tidak perlu menunggu terlalu lama di bandara setelah menempuh perjalanan panjang.

‎‎"Alur pemulangan jemaah di bandara saat ini mengalami perubahan signifikan sebagai langkah mitigasi dan efisiensi waktu. Alur yang sebelumnya memakan waktu cukup panjang, kini telah dipangkas agar prosesnya menjadi lebih efektif," ujar Abdul Ghofur, Kamis, 4 Juni 2026.

‎‎Salah satu perubahan mendasar terletak pada prosedur kesehatan. Jika pada musim haji reguler sebelumnya jemaah harus melalui pemeriksaan kesehatan manual satu per satu, kini prosedur tersebut telah diperbarui.

Setiap jemaah diwajibkan melewati mesin skrining kesehatan sebelum memasuki area Asrama Haji di Hall Musdalifah. ‎‎"Teknologi ini diharapkan mampu mempercepat proses skrining tanpa mengurangi standar protokol kesehatan yang berlaku. Sehingga jemaah juga tidak perlu menunggu waktu yang lama," katanya.

‎‎Selain sektor kesehatan, pembaruan juga dilakukan pada sistem pemeriksaan imigrasi. Kini, jemaah haji akan diarahkan untuk melewati sunrise corridor. Melalui sistem ini, pendataan kepulangan jemaah oleh pihak imigrasi akan dilakukan secara otomatis.

‎‎"Jemaah akan terdata secara otomatis oleh sistem imigrasi melalui sunrise corridor. Proses ini ditandai dengan pengambilan bukti foto jemaah yang bersangkutan secara digital, sehingga pendataan menjadi lebih akurat dan praktis dibandingkan metode sebelumnya," ujarnya.

‎‎Kemenhaj Kabupaten Tuban berharap, dengan adanya perubahan SOP yang lebih modern dan efisien ini, proses pemulangan jemaah haji dapat berjalan dengan tertib. Pihaknya pun terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan seluruh petugas di lapangan memahami alur baru ini demi memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....