Lestarikan Tradisi Khas di Tuban Melalui Produksi Udeng

  • 16 Okt 2025 08:52 WIB
  •  Tuban

KBRN, Tuban: Di Desa Kapu, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, tradisi pembuatan udeng masih terus dilestarikan hingga saat ini. Salah satu hasil karya yang dikenal masyarakat Tuban adalah udeng “Adem Ayem”, yang memiliki arti Adem Dipakai Ayem Dihati mencerminkan budaya Jawa yang kuat di wilayah tersebut.

Kegiatan produksi udeng ini dilakukan oleh sepasang suami istri yaitu Manaf dan Linda yang merintis usaha sejak 17 Oktober 2017. Dulunya memiliki 5 karyawan sebelum masa pandemi. Sejak masa Pandemi usaha produksi udeng mengalami penurunan yang cukup drastis. Meskipun begitu usaha udeng masih terus ditekuni sampai sekarang dan berkembang pesat.

Proses pembuatan udeng “Adem Ayem” dilakukan dengan cara tradisional dan penuh ketelitian. Mulai dari pemilihan kain batik khas Tuban, pemotongan pola sesuai ukuran, hingga proses pelipatan dan penjahitan dilakukan secara manual. Ketekunan Manaf dan istrinya menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas produk.

Produk udeng “Adem Ayem” dijual dengan harga yang bervariasi, tergantung pada bahan kain dan tingkat kualitasnya. “Untuk udeng yang menggunakan kain batik berkualitas tinggi dan motif khas Tuban, harganya bisa mencapai Rp250 ribu. Sementara itu, udeng dengan bahan sederhana biasanya dijual dengan harga mulai Rp30 ribu," ujar Manaf, Kamis (16/10/2025).

Selain melestarikan warisan budaya, produksi udeng juga membawa dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat. Banyak pelaku UMKM yang turut berperan dalam memasarkan hasil produksi udeng adem ayem, sehingga membuka peluang usaha baru di berbagai lapisan

Menurut Manaf, para pelaku UMKM juga memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan pemasaran produk. “Udeng Adem Ayem sudah punya beberapa cabang, seperti di kawasan Sunan Bonang, Asmoro Qondi, dan beberapa tempat wisata lain. Alhamdulillah, berkat kerja sama dengan para pelaku UMKM, usaha ini makin dikenal luas,” katanya.

Melalui ketekunan dan semangat pelestarian budaya, usaha produksi udeng Adem Ayem terus berkembang. Harapannya, karya yang ia buat ini tidak hanya dikenal sebagai penutup kepala tradisional, tetapi juga menjadi simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Tuban yang layak dijaga dan dilestarikan.

Rekomendasi Berita