KDMP Plosowahyu Panen Raya, Wujud Nyata Ketahanan Pangan
- 10 Nov 2025 14:24 WIB
- Tuban
KBRN, Lamongan: Pemerintah Desa Plosowahyu mengapresiasi langkah nyata Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Plosowahyu yang sukses melaksanakan panen raya perdana sebagai bagian dari program ketahanan pangan tahun 2025. Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara KDMP, Pemerintah Desa Plosowahyu, dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Plosowahyu dalam menggerakkan sektor ekonomi berbasis pertanian dan pangan lokal.
Kepala Desa Plosowahyu Agus Susanto menyampaikan kebanggaannya atas kinerja pengurus koperasi yang baru terbentuk beberapa bulan lalu namun telah menunjukkan hasil nyata di lapangan. “Dalam waktu singkat, mereka sudah mampu bergerak bersama pemerintah desa dan BUMDes menjalankan program ketahanan pangan tahun 2025,” ujarnya, Senin (10/11/2025).
Menurut Agus, kegiatan panen raya ini menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun ketahanan pangan dari tingkat desa. Ia menjelaskan, KDMP Plosowahyu saat ini fokus pada bidang pertanian, namun ke depan juga akan mengembangkan sektor perikanan dan usaha obat pertanian, mengingat wilayah Plosowahyu memiliki potensi sawah dan tambak yang besar.
“Saat ini KDMP Plosowahyu bergerak di bidang pertanian, tapi ke depan juga akan dikembangkan sektor perikanan karena desa ini punya potensi sawah dan tambak. Selain itu, ada juga usaha penyediaan obat pertanian yang mendukung kegiatan tanam warga,” katanya.
Lebih lanjut, Agus Susanto menyebut bahwa antusiasme masyarakat terhadap koperasi sangat baik, terutama melalui pengelolaan gerai sembako KDMP Plosowahyu yang mulai aktif melayani kebutuhan pokok warga.
“Laporan dari pengurus KDMP Plosowahyu menunjukkan bahwa gerai sembako berjalan bagus sekali. Perputaran barangnya cepat meskipun permodalan masih terbatas. Kami yakin jika nanti ada tambahan dukungan atau kebijakan lanjutan, koperasi ini bisa tumbuh lebih besar lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KDMP Plosowahyu Frian Hendra Yuliansyah menjelaskan bahwa lahan garapan koperasi saat ini mencapai sekitar 5.000 meter persegi, dan dalam waktu tiga bulan sejak peresmian, pihaknya langsung bergerak menjalankan program ketahanan pangan dengan hasil panen pertama yang menggembirakan.
Lebih lanjut, Frian mengungkapkan bahwa ke depan KDMP Plosowahyu akan memperluas usaha ke sektor penyediaan toko obat dan pupuk pertanian. Tujuannya untuk membantu para petani di desa agar bisa memperoleh kebutuhan pertanian dengan harga lebih terjangkau dan rantai distribusi yang lebih singkat.
“Kami berupaya menyediakan kebutuhan petani seperti obat, pupuk, dan perlengkapan tanam lainnya secara langsung dari stakeholder utama, agar biaya produksi petani bisa lebih murah dan prosesnya lebih mudah. Selama ini petani sering mendapat bahan dari pihak kedua atau ketiga, dan kami ingin memotong rantai itu,” ucapnya.
Selain bidang pertanian, KDMP Plosowahyu juga terus mengembangkan gerai sembako desa, yang kini mulai menunjukkan perputaran ekonomi positif dan mendapat dukungan kuat dari masyarakat. “Alhamdulillah antusiasme warga luar biasa. Kios sembako kami sudah mulai ramai, dan perputaran ekonomi mulai tampak. Masyarakat juga sudah banyak berbelanja kebutuhan pokok di KDMP, ini pertanda bahwa kepercayaan warga terhadap koperasi semakin tumbuh,” kata Frian.
Baik Kades dan Ketua KDMP Plosowahyu berharap ke depan KDMP Plosowahyu dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi desa, tidak hanya melalui pertanian dan pangan, tetapi juga dengan mengembangkan sektor usaha baru yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Plosowahyu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....