Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Lamongan Salurkan Mesin Kombi

  • 20 Okt 2025 16:53 WIB
  •  Tuban

KBRN, Lamongan: Percepat terwujudnya swasembada pangan nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menyalurkan satu unit mesin combine harvester (kombi) kepada kelompok tani di Desa Pangkatrejo, Kecamatan Sugio. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan hasil panen para petani di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lamongan, Mugito menyampaikan bahwa bantuan mesin panen modern itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamongan yang selaras dengan kebijakan nasional Presiden RI dalam memperkuat ketahanan pangan.

“Pemerintah Kabupaten Lamongan berupaya agar proses produksi pertanian menjadi lebih efisien dan berbiaya ringan. Dengan penggunaan mesin kombi, panen menjadi lebih cepat dan murah, sehingga pendapatan petani bisa meningkat,” ujar Mugito, Senin (20/10/2025).

Selain bantuan mesin kombi untuk padi, Pemkab Lamongan juga menyalurkan 23 unit alat pertanian untuk petani tembakau. Bantuan tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCT) dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai komoditas, seperti padi dan jagung.

“Semua bantuan berbasis kelompok tani, bukan perorangan. Kami pastikan alat-alat tersebut dimanfaatkan bersama untuk kepentingan kelompok,” katanya.

Dengan dukungan alat pertanian modern, pemerintah berharap para petani di Lamongan semakin produktif dan mandiri. Pemanfaatan teknologi pertanian diharapkan mampu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan efisiensi kerja di lapangan.

“Program ini menjadi salah satu upaya nyata Pemkab Lamongan dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat posisi Lamongan sebagai daerah penyangga lumbung pangan nasional,” ucapnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Lamongan dari Fraksi Gerindra, Srinoto, yang turut hadir dalam penyaluran bantuan tersebut, mengapresiasi langkah pemerintah daerah. Menurutnya, ketersediaan mesin kombi menjadi kebutuhan mendesak petani, terutama saat musim panen tiba.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah. Alat ini sangat membantu para petani ketika panen. Sebelumnya banyak keluhan karena tidak kebagian kombi, hingga padi roboh menunggu giliran,” ujar Srinoto.

Ia menambahkan, meskipun baru satu unit yang disalurkan untuk Kecamatan Sugio, pihaknya berharap bantuan serupa dapat diperluas ke wilayah lain seperti Kedungpring, Pucuk, dan Babat yang juga merupakan sentra pertanian padi.

“Wilayah Kabupaten Lamongan mayoritas pertanian, jadi kebutuhan utama adalah alat panen seperti kombi ini. Harapannya ke depan bantuan bisa merata ke seluruh kecamatan,” ujarnya.

Dengan program tersebut, Pemkab Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan kapasitas produksi dan kesejahteraan petani lokal

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....