Manyeuw Darurat Karhutla, Sehari Dua Titik Dekat Permukiman Terbakar

  • 19 Sep 2026 09:31 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Langgur- Kecamatan Manyeuw kembali mencatat rekor sebagai wilayah dengan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terbanyak di Kabupaten Maluku Tenggara. Musim kemarau tahun ini, hampir seluruh hamparan lahan di kecamatan tersebut ludes dilalap api.

Pantauan media ini, kebakaran terjadi di sepanjang jalur vital, mulai dari Jalan Namar - Debut, Namar - Lairngangas, Namar - Ngayub, Ohoiluk - Langgur, hinggah Ngilngof - Loon. Kondisi lahan yang kering dan angin kencang membuat api cepat merambat.

Puncaknya terjadi pada Rabu, 17 September 2026. Dalam satu hari, Damkar Maluku Tenggara harus berjibaku memadamkan dua titik api yang mengancam permukiman warga di Ohoi Namar dan Ohoi Ngayub.

Data dari Damkar Malra, kebakaran pertama dilaporkan pada pukul 14.24 WIT oleh Kepala Ohoi Namar, Antonius Sirwutubun. Lahan milik warga bernama Maria Th. F. Maturbongs yang berada dekat permukiman terbakar.

Menerima laporan tersebut, tim Damkar Malra bergerak cepat. Satu armada mobil Pemadam Kebakaran (PK) dengan 15 personel dan 1 koordinator lapangan langsung dikerahkan menuju Ohoi Namar.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penilaian situasi (size up) dan tindakan pemadaman serta pendinginan. Api berhasil dijinakkan pada pukul 14.50 WIT, sehingga tidak merembet ke rumah warga.

Tanpa jeda, tim kembali mendapat laporan kedua dari Ohoi Ngayub dari warga bernama Maria Rosina Malindir. Petugas yang baru saja memadamkan api di Namar langsung bergerak menuju Ngayub dan berhasil memadamkan api dengan cepat dan cekatan.

Kepala Damkar Malra melalui tim di lapangan menghimbau masyarakat Manyeuw dan Maluku Tenggara pada umumnya untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, karena di musim kemarau api sangat mudah menyebar dan mengancam keselamatan warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....