Belum Ambil Jatah Mitan? Warga Watdek Bisa Dapat 20 Liter di Penyaluran Berikutnya

  • 18 Sep 2026 22:25 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Langgur – Pemerintah Ohoi Watdek, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, memastikan jatah minyak tanah warga yang belum diambil saat penyaluran tidak hangus. Jatah tersebut dapat diambil pada penyaluran berikutnya sesuai alokasi yang telah ditetapkan.

Penjabat Kepala Ohoi Watdek, Amba Nurdin Rettob, menjelaskan aturan ini berlaku bagi warga yang belum sempat membeli minyak tanah karena tidak berada di tempat atau memiliki urusan lain. Jatah yang belum diambil akan tetap tercatat dan dapat digunakan pada distribusi selanjutnya.

“Kalau salah satu keluarga belum mampu beli atau ada urusan di luar, tapi haknya itu tidak hilang. Jadi begitu pengisian berikut, dia bisa dapat empat jeriken atau 20 liter, karena hak yang pertama dia belum ambil,” kata Nurdin saat ditemui Tim RRI di ruang kerjanya, Jumat (18/9/2026).

Selain mengatur jatah warga, Pemerintah Ohoi Watdek juga memastikan pangkalan hanya melayani masyarakat yang berdomisili di Watdek. Pembatasan tersebut dilakukan agar minyak tanah yang masuk dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga setempat.

“Yang kedua, khusus melayani orang Watdek. Pangkalan itu tidak melayani orang luar, dan itu memang kami jaga betul,” ujarnya.

Untuk memastikan aturan berjalan, pemerintah ohoi melakukan pemantauan langsung di lapangan. Pengawasan melibatkan Linmas dan perangkat ohoi, disertai koordinasi dengan para pemilik pangkalan.

“Bahkan kebijakan itu ada pemantauan dari Linmas. Ada pemantauan dari perangkat, juga koordinasi, saling tukar informasi dengan pangkalan,” kata Nurdin.

Pemerintah ohoi juga berupaya memberi informasi kepada warga setiap kali pasokan minyak tanah tiba di Watdek. Informasi dari pangkalan mengenai kedatangan kendaraan distribusi akan diteruskan kepada masyarakat.

“Begitu mobil distribusi masuk, kami dapat informasi dan sampaikan ke masyarakat,” ujarnya.

Dengan pola tersebut, warga yang belum mengambil jatah tidak kehilangan haknya, sementara pangkalan diarahkan melayani warga sesuai wilayah yang telah ditetapkan. Pemerintah Ohoi Watdek juga dapat memantau penyaluran agar distribusi minyak tanah berjalan sesuai kesepakatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....