Keluhan Pelanggan Terhadap Pelayanan PDAM
- 15 Sep 2026 10:15 WIB
- Langgur
RRI.CO.ID, Langgur - Direktur PDAM Maluku Tenggara Fatma Talaohu saat di temui langsung rri.co.id di ruang kerjanya beberapa waktu lalu. Menanggapai terkait keluhan pelanggan di seputaran perumnas yang merasa dirugikan oleh pihak PDAM karena tidak mendapatkan pelayanan maksimal.
Keluarga Rumkel beberapa waktu lalu, mengakui selama kurang lebih enam bulan tidak menikmati pemanfaatan air yang seharusnya dirinya sebagai pelanggan distribusi merasakan aliran air secara bergilir sama halnya dirasakan pelanggan lain seputaran kompleks itu yang intens mendapatkan aliran air bergilir.
Meskipun mendapat giliran, volume air yang mengalir ke rumahnya sangat minus dinilai hanya menetes dan berdurasi beberapa menit langsung mati. Sedangkan kebutuhan air untuk keluarganya selama kurang lebih enam bulan itu dibeli dari mobil tangki air.
Merasa tidak menikmati pemanfaatan air PDAM, keluarga Rumkel bersikeras menolak pembayaran iuran ketika pihak PDAM melakukan penagihan langsung di kediamannya. “ Saya tetap tidak mau bayar iuran, karena keluarga saya tidak menikmati air PDAM.” Ungkap Keluarga Rumkel
Menanggapi persoalan tersebut, Fatma Talaohu menjelaskan bahwa mengalir atau tidaknya air bisa dilihat di meteran karena itu merupakan data pemakaian. Jika satuan meter bergerak, itu pertanda ada pemakaian air dan dikroscek pada saat air mengalir. “Apabila terbukti ada pemakaian tetap dilakukan penagihan.” Tutur Fatma Talaohu
Talaohu mengingatkan kepada pelanggan, jika mengalami hal demikian untuk segera mengajukan pengaduan kepada kantor PDAM, agar pihaknya langsung menindaklanjuti persoalan yang dimaksud untuk mengatasinya.
Selain itu, Talaohu meminta bagi pelanggan mengalami kecurian meteran air, untuk melapor ke kantor pelayanan terdekat agar kehilangan tercatat dan bisa segera diproses penggantiannya. Pencurian meter air tidak hanya merugikan pelanggan karena terputusnya aliran, tetapi juga memicu kebocoran air dan gangguan pencatatan bagi Perusahaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....