TK Negeri Pembina Langgur Tampilkan Formasi Kereta Api di Kirab Kebangsaan

  • 15 Agt 2026 07:50 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Formasi kereta api yang ditampilkan puluhan siswa TK Negeri Pembina Kabupaten Maluku Tenggara menjadi salah satu atraksi yang menarik perhatian masyarakat dalam Kirab Kebangsaan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Langgur, Jumat (14/8/2026).

Kepala TK Negeri Pembina Kabupaten Maluku Tenggara, Farida Aryani Ingratubun, mengatakan keikutsertaan anak-anak dalam kirab tersebut bertujuan menanamkan semangat kebangsaan sekaligus memberi pengalaman kepada siswa untuk merasakan makna peringatan kemerdekaan sejak usia dini.

“Iya, mereka ikut merasakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Tema yang kami angkat adalah Indonesia Jaya, Indonesia Kuat, Indonesia Hebat,” kata Farida kepada RRI.

Menurut Farida, formasi kereta api dipilih bukan tanpa alasan. Anak-anak berjalan di dalam lintasan yang menyerupai rel kereta sebagai simbol kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadi mereka berjalan di dalam rel sehingga tidak melenceng keluar dari relnya. Maksudnya mereka diajarkan untuk ikut aturan,” ujarnya.

Farida menjelaskan, dari total 112 siswa yang terdaftar di TK Negeri Pembina, sebanyak 81 anak mengikuti kirab tahun ini. Sebagian siswa lainnya tidak dapat berpartisipasi karena sakit.

Bagi Farida, peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum untuk menanamkan rasa tanggung jawab kepada generasi muda. Ia berharap anak-anak memahami kemerdekaan yang dinikmati saat ini harus diisi dengan sikap disiplin, kerja keras, dan kecintaan terhadap bangsa.

“Makna 17 Agustus tahun ini menurut saya adalah menuju masyarakat yang adil, makmur, dan sentosa. Anak-anak perlu diajarkan untuk mengetahui rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara,” katanya.

Farida juga menyampaikan harapannya agar Indonesia terus berkembang menjadi negara yang aman, damai, dan sejahtera. Ia berharap generasi muda yang saat ini masih berada di bangku pendidikan dapat tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.

“Mudah-mudahan Indonesia tetap jaya, rakyatnya makmur, aman, damai, dan ke depannya anak-anak bisa berguna bagi bangsa dan negara,” ucapnya.

Selain menyoroti pendidikan karakter, Farida turut berharap pemerintah memberikan perhatian yang lebih besar terhadap kesejahteraan guru, khususnya tenaga pendidik pada lembaga pendidikan anak usia dini nonformal. Menurutnya, para guru tersebut juga memiliki peran penting dalam membentuk generasi penerus bangsa dan layak memperoleh dukungan yang memadai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....