Rampungnya Gedung Pastori Berkat Bagi Seluruh Jemaat
- 08 Agt 2026 18:57 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual - Ketua Panitia Pembangunan Pastori 2 Jemaat GPM Tual , David Betaubun dalam laporannya pada Pentahbisan dan Peresmian Gedung Pastori 2 mengatakan, momen ini berkat Pertolongan Tuhan, bukan sekedar rasa batin Panitia namun wujud pengakuan rasa batin dari seluruh Warga Jemaat GPM Tual, Sabtu (8/8/2026).
“Tahapan pentahbisan dan pengresmian Gedung Pasturi 2, Allah selalu menyertai Panitia bersama para pelayan dan umat dalam segala situasi . Saat perencanaan, mobilisasi material, bekerja maupun usaha dana, 2 tahun 1 bulan dan 1 hari, dalah waktu yang Allah perkenankan untuk Jemaat membangun,” ucap Betaubun.
Betaubun menerangkan, berkat Penyertaan Allah kepada seluruh umat sepanjang waktu sebagai keputusan Iman kepada Yesus Kristus di tanah pergumulan Jemaat GPM Tual sekaligus mengajak semua Jemaat selalu bersyukur kepada Tuhan dan tuntunan Roh Kudus.
“Sepanjang perjalanan Pembangunan Pasturi II dimulai dengan peletakan batu penjuru tanggal 27 April 2024, dibawa Kepemimpinan Almarhum Pendeta T. Latumahina S.Th, Jemaat mengambil keputusan melalui persidangan Majelis Ke- 43 , tahun 2023 Jemaat GPM Tual untuk membangun Pastori II,’ ujarnya.
Dikatakan, bangunan Pastori II dibangun diatas tanah dengan luas gedung 222 meter dan dibangun diatas tanah seluas 384 meter persegi pada persidangan dengan memutuskan 3 hal prinsip pembangunan Pasturi yaitu, Pembangunan Pastori tetap berada pada lokasi sebelah utara Gereja Maranatha, dan mempercepat proses pembangunan dalam kesiapan Jemaat Tual Sebagai tempat pelaksanaan sidang MPL Sinode GPM tahun 2026.
Menurutnya, Majelis Jemaat diminta untuk dapat berkomunikasi dengan pihak ketiga menangani pelaksanaan pembangunan dimaksud, membentuk panitia melaksanakan fungsi pengawasan, pendampingan serta tugas lainnya, olehnya itu tanggal 27 April 2024.
“Peletakan batu penjuru Oleh Ketua MPL Sinode GPM periode 2020-2025 dan Bapak Penjabat Wali Kota Tual saat itu dijabat oleh Bapak Haji Ahmad Yani Renuat, dengan total anggaran sebesar Rp. 2.333.946.000,” tegasnya.
Betaubun mengulas, Keputusan Persidangan untuk Majelis Jemaat dan Panitia Mencari Pihak Ketiga, namun terdapat konsekuensinya pihak ketiga meminta panjar 1 miliar rupiah terhadap pelaksanaan pembangunan, akan tetapi keterbatasan anggaran terjadi saat itu diputuskan penyelesaiannya oleh Panitia Pembangunan.
“Hasil rapat koordinasi tanggal 17 Maret 2024 diputuskan Pembangunan oleh Panitia Pembangunan Pastori II Jemaat GPM Tual,” bebernya.
Betaubun menjabarkan tujuan pembangunan Pastori II diantaranya, menyediakan tempat tinggal yang layak dan dekat dengan lokasi pelayanan Hamba Tuhan lebih fokus mendoakan, merencanakan pelayanan , dan siap siaga melayani kebutuhan rohani umat. Disamping itu dijadikan umat berkonsultasi, meminta dukungan doa, mendapatkan bimbingan konseling rohani diluar ibadat resmi.
Pastori kata Betaubun, Menjadi ruang privat bagi pendeta untuk merenungkan firman Tuhan, erdoa dan menyiapkan bahan khotbah atau pengajaran bagi jemaat. Pembiayaan Untuk proses penyelesaian pembangunan Pastori 2 Jemaat GPM Tual Khusus untuk pembangunan fisik Sebesar Rp 2.151.037.000
“Anggaran pendapatan belanja gereja Jemaat lewat pos urusan kas dan perhitungan, mata anggaran dana khusus pembangunan sebesar Rp. 691.835.000, Pemberian warga Jemaat lewat janji imam yang diaktakan pelaksanannya Sejak tanggal 12 Mei 2024 sampai saat ini sebesar Rp. 385.206.000, pelaksanaan 2 kali sehari berkorban sebesar Rp. 30.963.000, Sumbangan dari para donatur yang tidak mengikat serta swadaya politia sebesar Rp. 1.042.996.000.,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....