Kapolda Maluku Tekankan Nilai Rastra Sewakottama pada HUT Bhayangkara ke-80

  • 02 Jul 2026 03:31 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur – Nilai Rastra Sewakottama atau abdi utama bagi nusa dan bangsa harus terus menjadi pedoman pengabdian setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas melayani masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Kapolda Maluku dalam amanat peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dibacakan Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi pada upacara di Lapangan Upacara Kantor Bupati Maluku Tenggara, Rabu (1/7/2026).

Dalam amanatnya, Kapolda Maluku mengatakan tema nasional "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat" merupakan refleksi atas perjalanan panjang Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Selama delapan dekade Polri telah mengemban tugas menjaga keamanan dalam negeri melalui fungsi penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

"Delapan dekade bukanlah waktu yang singkat, momentum ini merupakan refleksi atas perjalanan panjang Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam memelihara keamanan dalam negeri melalui tugas pokoknya," kata Kapolda Maluku dalam amanat yang dibacakan AKBP Rian Suhendi.

Kapolda menegaskan, setiap anggota Polri dituntut untuk selalu berkomitmen menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Karena itu, nilai Rastra Sewakottama harus diwujudkan melalui dedikasi dan pengabdian penuh kepada bangsa dan negara.

"Anggota Polri sebagai Bhayangkara dituntut untuk selalu berkomitmen memegang teguh Rastra Sewakottama, yaitu mendedikasikan seluruh jiwa dan raga demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda juga menyoroti kekayaan dan keberagaman Maluku yang menjadi modal besar dalam pembangunan daerah. Keberagaman adat istiadat, budaya, dan kepercayaan yang hidup di tengah masyarakat Maluku telah menemukan harmonisasi melalui semangat toleransi dan sistem Pela Gandong yang selama ini menjadi perekat persaudaraan.

Kapolda mengatakan kecintaan masyarakat terhadap Maluku telah menyatukan berbagai elemen untuk bekerja sama membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera. Oleh sebab itu, seluruh pihak diminta terus menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Menurut Kapolda, perubahan lingkungan strategis, perkembangan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan keterbatasan sumber daya yang ada merupakan tantangan yang harus dikelola secara bersama-sama. Namun demikian, ia bersyukur karena kondisi keamanan di Maluku secara umum masih berada dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali.

Capaian tersebut, tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, aparat penegak hukum, lembaga negara, sektor swasta, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Kapolda menegaskan, Polri akan terus berupaya menghadirkan pelayanan yang profesional, presisi, humanis, dan berintegritas sesuai nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya.

"Polri berkomitmen untuk terus mengawal stabilitas keamanan, menjaga perdamaian, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang presisi, humanis, dan berintegritas," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....