Bupati Kepulauan Aru Buka Rapat Pleno TPAKD Tahun 2026

  • 12 Jun 2026 16:05 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Bupati Kabupaten Kepulauan Aru Timotius Kaidel membuka secara resmi Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan Sosialisasi Literasi serta Edukasi Keuangan Kabupaten Kepulauan Aru Tahun 2026 yang berlangsung di lantai dua Gedung BPKAAD Kabupaten Kepulauan Aru, Kamis (11/6/2026) pukul 08.30 WIT.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan diakhiri dengan doa bersama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kepulauan Aru, Asisten III Sekretariat Daerah, Kabag Prokopim Setda, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Primus Boby Let-Let, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Rusman Bungin, serta empat orang tim dari Provinsi Maluku.

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Aru menekankan pentingnya pelaksanaan Business Matching bagi pelaku UMKM guna meningkatkan pemahaman masyarakat untuk berinovasi dalam berwirausaha.

“Oleh karena itu saya berpesan agar sinergi lintas sektor terus diperkuat, disertai komitmen bersama dan integrasi program TPAKD dengan prioritas pembangunan daerah, sehingga seluruh program tidak hanya terlaksana secara administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seluruh lembaga jasa keuangan, dan perangkat daerah terkait atas dukungan serta kerja sama yang telah terjalin selama ini.

Ia berharap Rapat Pleno TPAKD tahun 2026 dapat menghasilkan keputusan dan rencana kerja yang implementatif serta berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut mengapresiasi berbagai capaian TPAKD Kabupaten Kepulauan Aru sepanjang tahun 2025. Program penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah menjangkau 42 debitur dengan total penyaluran mencapai Rp. 3,42 miliar yang didominasi sektor perdagangan besar dan eceran.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah sektor potensial yang perlu mendapatkan akses pembiayaan, seperti sektor pertanian, perikanan, dan sektor produktif lainnya.

Memasuki tahun 2026, TPAKD Kabupaten Kepulauan Aru telah merumuskan sejumlah program strategis yang akan menjadi fokus bersama, antara lain:

Penguatan program Satu Pelajar Satu Rekening (Kejar) sebagai fondasi inklusi keuangan jangka Panjang.

Optimalisasi penyaluran KUR dan pembiayaan UMKM guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Peningkatan jumlah merchant QRIS sebagai bagian dari percepatan digitalisasi transaksi keuangan.

Menurut Bupati, program-program tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung agenda pembangunan daerah melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Hal ini menjadi penting mengingat masih terdapat kesenjangan antara tingkat literasi dan inklusi keuangan, keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal di sejumlah wilayah, serta tantangan geografis Kabupaten Kepulauan Aru sebagai daerah kepulauan.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2025, indeks literasi keuangan nasional tercatat sebesar 66,46 persen, sementara indeks inklusi keuangan mencapai 80,51 persen.

Data tersebut menunjukkan bahwa akses masyarakat terhadap layanan keuangan terus meningkat, namun pemahaman terhadap produk dan layanan keuangan masih perlu diperkuat.

“Dengan memohon tuntunan dan penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa, Rapat Pleno TPAKD Kabupaten Kepulauan Aru dalam rangka evaluasi pelaksanaan program tahun 2025 sekaligus penetapan program kerja tahun 2026, saya nyatakan dibuka secara resmi,” kata Bupati.

Ia berharap Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati seluruh pihak dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kapabilitas guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.30 WIT dan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi serta tanya jawab.(BK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....