Penelitian Puslitbang Polri Terkait Peran Polisi dalam Mewujudkan Kamtibmas

  • 08 Jun 2026 08:36 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual – Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melaksanakan kegiatan penelitian mendalam mengenai peran kepolisian dalam penanganan penyampaian pendapat di muka umum atau unjuk rasa. Kegiatan ini digelar Aula Jananuraga Polres Tual Senin (08/06/2026), bertujuan mengevaluasi kinerja sekaligus merumuskan pola penanganan terbaik demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Kegiatan Puslitbang Polri yang Pimpin Langsung Oleh Ketua Tim Kombes Pol, Saefudin Mohammad, S.I.K., di damping Wakapolres Tual Kompol Roni Ferdinan Manwan, S. Sos., S.H.

Hadir Tim peneliti oleh pejabat Puslitbang Polri bersama Kompol Asep Budi Rajat selaku peneliti, serta menggandeng Bapak Triyono dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan rekan Rizki sebagai anggota tim.

Pembukaan Kegiatan dibuka langsung oleh Wakapolres Tual Kompol Roni Ferdinan Manwan, S. Sos, S.H., di lanjutkan dengan Sambutan Yang saya hormati Ketua Tim Puslitbang Polri Bapak Kombes Pol Syafrudin Muhammad, S.I.K., beserta seluruh anggota tim, para pimpinan instansi terkait, serta hadirin sekalian.

"Terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan atas kehadiran Tim Puslitbang Polri yang berkenan menyambangi dan mengunjungi kami. Kunjungan serta kesediaan Bapak memberikan arahan, masukan, dan pemaparan terkait tata cara Polri dalam menangani unjuk rasa dan demonstrasi menjadi bekal paling berharga bagi kami di lapangan."

"Perlu kami sampaikan sebagai tambahan informasi kepada Bapak, bahwa Polres Tual merupakan salah satu wilayah yang cukup sering terjadi gelombang unjuk rasa. Berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan, pemuda, hingga kelompok warga, sering menyampaikan aspirasinya lewat demonstrasi. Hal ini dilatarbelakangi oleh dua hal utama: ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Tual, maupun ketidakpuasan masyarakat terhadap penanganan kasus hukum yang sedang kami proses. Lokasi penyampaian aspirasi ini pun tersebar, ada yang berlangsung di lingkungan kantor pemerintahan daerah, maupun yang berakhir di halaman depan Markas Komando Polres Tual."

"Kondisi ini menuntut kami untuk selalu siaga, tenang, dan cermat bertindak agar tidak terjadi kesalahpahaman yang bisa memicu keributan. Oleh karenanya, bimbingan teknis yang Bapak berikan hari ini sangat tepat waktu dan sangat kami butuhkan. Mulai dari persiapan personel, penyusunan taktik, hingga pendekatan persuasif, semuanya menjadi acuan kami ke depannya."

"Kami berharap melalui diskusi dan arahan ini, terbangun mekanisme serta tatanan penanganan yang baku, manusiawi, dan sesuai aturan. Sinergi antara pihak kepolisian dan pemerintah daerah yang hadir hari ini juga kami harapkan semakin kokoh. Tujuannya satu: agar kami mampu menangani setiap demonstrasi dengan baik, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan memberikan penyelesaian yang adil serta memuaskan hati masyarakat, namun tetap menjaga keamanan dan ketertiban umum."

Dalam Kegiatan Puslitbang Polri Ketua Tim Kombes Pol, Saefudin Mohammad, S.I.K Menyampaikan Dalam pemaparannya, Ketua Tim menegaskan bahwa penelitian ini merupakan salah satu program prioritas Puslitbang Polri untuk mendukung tugas pokok institusi, baik dari sisi operasional maupun pembinaan, guna mewujudkan visi Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Fokus riset ini dianggap sangat krusial mengingat wilayah hukum Polres Tual tercatat cukup sering terjadi gelombang demonstrasi yang hasratnya tinggi terhadap potensi gangguan kamtibmas.

“Penelitian ini kami laksanakan sebagai bahan evaluasi sejauh mana pelayanan dan pengamanan yang dilakukan kepolisian berjalan baik, sehingga hak konstitusi warga negara untuk menyampaikan aspirasi tetap terjamin, namun ketertiban umum tetap terjaga. Penanganan yang tidak tepat tentu akan berdampak buruk bagi stabilitas daerah,” ungkap Ketua Tim dalam sambutannya.

Penelitian ini menggunakan metode campuran (Mix Method) yang menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pada tahap kuantitatif yang telah dilakukan sebulan sebelum kedatangan tim, survei disebar kepada 251 responden yang terdiri dari 199 personel Polri dan 52 warga masyarakat Kota Tual. Data tersebut dikumpulkan untuk memetakan harapan, persepsi, dan kualitas layanan keamanan menurut pandangan publik maupun aparat.

Sementara itu, tahap kualitatif yang berlangsung hari ini melibatkan sesi wawancara mendalam dengan unsur kepolisian, perwakilan pemerintah daerah, serta masyarakat. Tim berharap informasi yang didapat bersifat objektif dan apa adanya, guna menjadi dasar penyusunan saran dan rekomendasi bagi pimpinan Polri di tingkat pusat. Nantinya, rekomendasi ini akan menjadi acuan model penanganan unjuk rasa yang sesuai dengan karakteristik wilayah dan harapan masyarakat.

"Teknis pelaksanaan dibagi ke dalam beberapa kelompok: Bapak Triyono dari BRIN memandu diskusi dengan unsur masyarakat; Kompol Asep Budi Rajat menangani fungsi Reserse, Lalu Lintas, dan Binmas; sedangkan fungsi Intelijen, Samapta, dan Brimob akan dipimpin langsung oleh Ketua Tim."

Di akhir kegiatan, seluruh pihak sepakat bahwa hasil riset ini akan sangat bermanfaat mengingat dinamika sosial di Kota Tual yang kerap memunculkan aksi unjuk rasa, baik terkait kebijakan pemerintah daerah maupun penanganan kasus hukum. Sinergi antara hasil kajian ilmiah dan pengalaman di lapangan diharapkan melahirkan mekanisme baru yang lebih matang, manusiawi, dan kondusif agar setiap aspirasi warga tersalurkan damai tanpa merusak ketenangan bersama.

Kegiatan dihadiri tamu undangan : PJU Polres Tual, Danyon Brimob, Para Perwira Polres Tual, Kepala Dinas perhubungan Kota Tual, Kepala Kesbangpol Kota Tual, Kasat Pol PP, Rektor Uningrat Tual, Raja Tual, Raja Dullah, Raja Ohoitahit, Tokoh Pemuda Taar, Ketua Ojek Online (Drive), Ketua Buruh , Kepala Desa Tameda, Kepala Desa Labetawi , Kepsek SMA Negeri 5 Tual, Kepsek SMA Negeri I Tual, kegiatan dilanjutkan dengan wawancara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....