Polres Kepulauan Aru Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila Berlangsung Khidmat

  • 01 Jun 2026 21:11 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual : Polres Kepulauan Aru melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di lapangan apel Mako Polres Kepulauan Aru, Jalan Cendrawasih Kilometer 6, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Senin (1/6/2026) pukul 08.00 WIT. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat.

Upacara yang mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia" itu dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Albert Perwira Sihite, S.H., S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara. Sementara Perwira Upacara diemban oleh Kasat Samapta Polres Kepulauan Aru, IPTU Zainal Abidin, dan Komandan Upacara oleh IPDA Musa N. Salkery.

Peserta upacara terdiri dari satu peleton gabungan Pejabat Utama dan Perwira Polres Kepulauan Aru, satu peleton gabungan personel staf Polres Kepulauan Aru, satu peleton gabungan personel Sat Polair dan Sat Samapta, satu peleton personel Sat Lantas, satu peleton gabungan personel Polsek jajaran, serta satu peleton gabungan personel Satreskrim, Satresnarkoba, dan Satintelkam Polres Kepulauan Aru.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, Yudian Wahyudi dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Albert Perwira Sihite, meyampaikan bahwa Pancasila merupakan dasar negara sekaligus bintang penuntun bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global. Menurutnya, tema yang diusung tahun ini menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi terciptanya perdamaian dunia.

"Indonesia yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan suku bangsa telah menunjukkan kepada dunia bahwa keberagaman dapat dipersatukan dalam semangat kebangsaan yang kuat. Pancasila juga menjadi jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perkembangan teknologi hingga dinamika geopolitik dunia," ujarnya.

Ia mengatakan, sebagai negara yang menganut politik luar negeri bebas aktif, Indonesia terus berperan dalam menjaga perdamaian dunia melalui kontribusi pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mediasi berbagai konflik regional, serta perjuangan menegakkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih terjajah.

Dalam amanat tersebut juga ditekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi generasi muda sebagai penerus bangsa. Seluruh elemen bangsa diajak untuk terus menanamkan nilai-nilai keadilan sosial, menjaga persatuan, serta melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat mengancam keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Upacara ditutup dengan pembacaan doa, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Andhika Bhayangkari, laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, serta penghormatan terakhir sebelum Inspektur Upacara meninggalkan lapangan upacara.

Informasi yang dihimpun RRI, pelaksanaan Upacara Hari Lahir Pancasila di Polres Kepulauan Aru berlangsung aman, tertib, dan lancar serta berakhir pada pukul 08.30 WIT.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....