Truk Antre Berjam-Jam, Stok Pertalite dan Biosolar di SPBU Kompak Dobo Terbatas
- 07 Agt 2026 16:37 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Dobo: Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali terjadi di Kabupaten Kepulauan Aru. Puluhan kendaraan, terutama truk angkutan barang, harus mengantre selama berjam-jam untuk mendapatkan jatah pengisian BBM di SPBU Kompak, Kota Dobo, Jumat (7/8/2026).
Berdasarkan pantauan RRI.co.id sekitar pukul 09.22 WIT, sedikitnya lebih dari 20 truk dan mobil tampak mengantre di area SPBU. Pengisian BBM jenis Pertalite masih dilakukan, namun dengan kuota terbatas.
Akibat minimnya pasokan, pihak SPBU Kompak sempat menghentikan sementara pelayanan karena stok yang tersedia hampir habis.
Selain Pertalite, kelangkaan juga terjadi pada BBM jenis Biosolar. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan angkutan barang harus menunggu lebih lama untuk memperoleh bahan bakar.
Keterbatasan stok BBM diduga disebabkan oleh terbatasnya pasokan dari Pertamina ke SPBU Kompak Dobo. Situasi ini mengakibatkan antrean kendaraan terus memanjang dan berpotensi mengganggu distribusi barang serta aktivitas transportasi di Kabupaten Kepulauan Aru.

Meski antrean cukup panjang, situasi di area SPBU tetap terpantau aman dan kondusif. Tidak terlihat adanya keributan maupun tindakan yang mengganggu ketertiban dari para sopir truk maupun pengendara lainnya.
Saat proses antrean berlangsung, dua unit mobil tangki Pertamina juga terlihat tiba dari Terminal BBM Wamar untuk memasok BBM ke SPBU Kompak sehingga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pertamina mengenai penyebab pasti keterbatasan pasokan BBM maupun jadwal normalisasi distribusi ke SPBU di Kota Dobo.
Salah seorang sopir truk, Opan, mengatakan kelangkaan Biosolar sudah terjadi hampir sepekan.
"Khusus Biosolar memang sangat langka. Sudah hampir satu minggu. Karena itu kami datang lebih pagi supaya bisa mendapatkan jatah pengisian. Mungkin sejam kemudian SPBU sudah tutup lagi karena stok pasti habis," ujarnya.
Opan berharap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru bersama instansi terkait dapat meningkatkan pengawasan terhadap distribusi dan ketersediaan stok BBM, khususnya Biosolar, agar kelangkaan serupa tidak terus berulang.
Berdasarkan pantauan RRI, harga BBM yang tertera pada papan informasi di SPBU Kompak adalah:
Biosolar: Rp.6.800 per liter
Pertalite: Rp.10.000 per liter
Pertamax: Rp.16.300 per liter
Dexlite: Rp.20.550 per liter
Pihak terkait diharapkan segera memastikan kelancaran distribusi BBM agar aktivitas transportasi dan distribusi logistik di Kabupaten Kepulauan Aru dapat kembali berjalan normal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....