Siswa SD Naskat Yos Sudarso 2 Dobo Lolos FTBI Tingkat Nasional
- 25 Mei 2026 14:41 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual - Siswa SD Naskat Yos Sudarso 2 Dobo, Jeremi Labok, mewakili Provinsi Maluku dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat nasional yang berlangsung di Jakarta. Jeremi akan bersaing bersama peserta dari 34 provinsi di Indonesia.
Kepala SD Naskat Yos Sudarso 2 Dobo, Petra Adjas, kepada rri.co.id, Jumat (22/5/2026) menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih siswanya tersebut. Menurutnya, keberhasilan Jeremi bukan hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga kebanggaan masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru.
“Kami sangat bangga karena Jeremi Labok mewakili sekolah kami, Kolese Yos Sudarso Dobo, dan juga Kabupaten Kepulauan Aru untuk mengikuti event tingkat nasional bersama 34 provinsi lainnya di Indonesia,” ujar Petra Adjas.
Ia menjelaskan, pihak sekolah telah memberikan berbagai persiapan dan dukungan kepada Jeremi, termasuk dukungan penuh dari orang tua. Semangat dan cita-cita tinggi yang dimiliki Jeremi menjadi salah satu faktor keberhasilannya hingga mampu menembus tingkat nasional.
“Jeremi memiliki kemauan dan cita-cita yang sangat tinggi. Dia percaya bisa berhasil di tingkat provinsi dan kini siap tampil di tingkat nasional,” katanya.
Dalam Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat nasional, terdapat empat kategori yang diperlombakan, yakni kemampuan berbahasa daerah, tarian, mendongeng, dan menyanyi. Pihak sekolah, kata Petra, telah mempersiapkan seluruh kebutuhan Jeremi sebelum diberangkatkan ke Jakarta.
Petra juga mengungkapkan bahwa Jeremi merupakan siswa berbakat dan berprestasi di sekolah. Sejak duduk di kelas tiga, Jeremi sudah mengikuti lomba mendongeng dalam FTBI dan berhasil meraih juara dua. Pada tahun berikutnya, ia kembali mengikuti lomba yang sama dan berhasil meraih juara satu.

“Dia tidak pernah putus asa. Setelah juara dua, dia mengatakan akan ikut lagi, dan akhirnya berhasil meraih juara satu. Dari situ dia mewakili Kabupaten Kepulauan Aru di tingkat provinsi dan akhirnya menjadi juara tingkat Provinsi Maluku,” jelasnya.
Pihak sekolah berharap Jeremi dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama sekolah, Kolese Yosudarso Dobo, serta Kabupaten Kepulauan Aru di tingkat nasional.
Selain itu, Petra menilai Festival Tunas Bahasa Ibu menjadi sarana penting untuk melestarikan bahasa daerah di Kepulauan Aru. Ia menyebut bahasa yang diperlombakan saat ini adalah Bahasa Tarangan Barat, salah satu dari 15 bahasa daerah yang ada di Kepulauan Aru.
“Bahasa daerah jangan sampai hilang begitu saja, tetapi harus dibudayakan sebagai identitas dan jati diri masyarakat Aru,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan dukungan dari Dinas Pendidikan agar bahasa daerah dapat dijadikan muatan lokal di sekolah-sekolah. Menurutnya, upaya tersebut penting agar generasi muda tetap mengenal dan melestarikan bahasa ibu mereka.
“Bahasa Tarangan Barat sudah selesai disusun dan berikutnya akan masuk bahasa Manumbai agar dapat menjadi bagian dari pembelajaran di sekolah,” katanya.
Petra menambahkan, orang tua Jeremi juga sangat bangga dan terus memberikan dukungan penuh terhadap persiapan anaknya menuju kompetisi tingkat nasional.
Ia berharap seluruh siswa dan orang tua di Kepulauan Aru dapat terus menjaga serta menjunjung tinggi bahasa daerah sebagai bagian penting dari identitas budaya masyarakat Aru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....