Syukur HUT Pelindung, Umat Katolik Dobo Gelar Misa

  • 15 Mei 2026 17:46 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual : Gereja Santa Maria de Fatima menjadi pusat perayaan Misa Ekaristi dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) pelindung Santa Maria de Fatima Dobo, Rabu malam (13/5/2026) pukul 19.00 WIT. Perayaan berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan umat Katolik dari berbagai wilayah di Dobo.

Misa Ekaristi dipimpin Wakil Uskup Kepulauan Aru, RP. Tino Ulahaiyanan MSC, didampingi sejumlah Imam, yakni RD Rolland Ignatius Renwarin, RD Corsand Rahaded, RD Teddi Daskely, dan RD Leo Laiyan.

Hadir dalam perayaan tersebut, gabungan umat Katolik Paroki Santa Maria de Fatima Dobo, umat Stasi Santo Yosep Dobo, serta umat Komunitas Basis (Kombas) Kilometer 9 Dobo.

Dalam homilinya, RP. Tino Ulahaiyanan MSC menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bunda Maria atas penyertaan dan terkabulnya doa umat, khususnya dalam pembangunan kapel di Kilometer 9 Dobo. Ia mengatakan, pada perayaan HUT pelindung tahun ini dirinya menerima “hadiah istimewa” dari Bunda Maria berupa kehadiran umat Komunitas Basis Kilometer 9 yang kini semakin terlibat dalam kehidupan menggereja.

“Pada malam ulang tahun pelindung ini, saya mendapatkan hadiah istimewa dari Bunda Maria untuk kita semua, yaitu saudara-saudara kita dari komunitas basis Kilometer 9. Mereka hadir semua pada malam ini,” ujar RP. Tino Ulahaiyanan.

Ia menjelaskan, komunitas basis tersebut dibentuk pada 1 Mei 2026 atas persetujuan umat, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan misa perdana pada 3 Mei 2026. Menurutnya, sehari sebelumnya dirinya bersama Pastor Corsand Rahaded juga telah merayakan misa pertama di kapel komunitas basis tersebut yang ditandai dengan penerimaan dua anak baptis.

“Mereka berjumlah 68 jiwa. Selama ini mereka tercerai-berai, tetapi hari ini Bunda Maria telah menitipkan mereka kepada kita sebagai umat,” katanya.

Pastor Ulahaiyanan juga mengutip pesan Kitab Suci yang menyatakan bahwa Tuhan tidak membiarkan umat-Nya sebagai yatim piatu, melainkan mengutus penolong bagi mereka. Karena itu, Gereja diharapkan terus hadir mendampingi dan memperhatikan umat di wilayah pelayanan terpencil.

Ia menambahkan, Dewan Pastoral Paroki juga telah menyalurkan bantuan Sembako kepada umat di Kilometer 9. Meski bangunan gereja sudah berdiri, masih diperlukan dukungan bersama untuk menyelesaikan pembangunan secara baik.

“Mari kita menyambut anugerah Bunda Maria ini dengan sukacita dan bersama-sama menyelesaikan pembangunan gereja,” ujarnya.

Misa Ekaristi ditutup dengan berkat penutup oleh RD Leo Laiyan sekitar pukul 20.02 WIT. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan doa makan dan santap patita bersama seluruh umat dari Paroki Santa Maria de Fatima Dobo maupun Stasi Santo Yosep Dobo.

Rangkaian acara kemudian diteruskan dengan arak-arakan Arca Bunda Maria menuju Aula Cendrawasih Dobo untuk mengikuti renungan malam dan berbagai kegiatan lainnya yang telah disiapkan Orang Muda Katolik (OMK) setempat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....