Pelatihan Keyboard Door to Door, oleh Selis Dorong Regenerasi Pelayan Musik Gereja
- 04 Jul 2026 14:07 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Minimnya pemain keyboard di Kabupaten Maluku Tenggara, khususnya untuk mendukung karya pelayanan di lingkungan Gereja Katolik, mendorong Selis Teniwut menggelar pelatihan keyboard dengan konsep door to door. Konsep tersebut dipilih agar pelatihan dapat menjangkau lebih banyak peserta di berbagai wilayah. Melalui metode ini, peserta tidak perlu meninggalkan lingkungan tempat tinggalnya untuk mengikuti pelatihan. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat lahirnya pemain keyboard yang siap melayani di gereja.
Selis Teniwut mengatakan pelatihan door to door merupakan bentuk kepeduliannya terhadap kebutuhan pelayanan musik liturgi di Maluku Tenggara. Menurutnya, masih banyak gereja yang mengalami keterbatasan pemain keyboard saat pelaksanaan ibadah. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena musik memiliki peran penting dalam mendukung kekhidmatan perayaan liturgi. Oleh sebab itu, ia berinisiatif membagikan kemampuan yang dimilikinya kepada masyarakat.
Selain dikenal sebagai pelatih keyboard, Selis Teniwut juga dikenal luas sebagai pemain saxophone yang memiliki kemampuan mumpuni. Kemahirannya memainkan alat musik tersebut membuatnya akrab di kalangan pecinta musik di Maluku Tenggara. Berbekal pengalaman yang dimiliki, ia ingin memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sumber daya manusia di bidang musik gereja. Baginya, ilmu yang dimiliki akan lebih bermanfaat apabila dibagikan kepada orang lain.
Pria yang akrab disapa Pace Saxophone itu mengaku merasa senang dapat berbagi ilmu kepada generasi muda maupun umat yang memiliki minat belajar musik. Ia menilai kebahagiaan seorang pelatih bukan hanya saat mengajar, tetapi ketika melihat peserta mampu berkembang. Menurutnya, setiap kemampuan yang dimiliki merupakan anugerah yang patut dimanfaatkan untuk membantu sesama. Karena itu, ia berkomitmen terus melaksanakan pelatihan secara berkelanjutan.
Pelatihan yang diberikan tidak hanya berfokus pada teknik memainkan keyboard. Peserta juga dibimbing memahami dasar-dasar pengiring lagu liturgi agar mampu mendukung jalannya ibadah dengan baik. Selain itu, mereka diajarkan membangun rasa percaya diri saat melayani di depan umat. Dengan demikian, kemampuan yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam pelayanan gereja.
Selis Teniwut berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki minat mempelajari alat musik keyboard sehingga regenarasi pemain musik dapat berlangsung secara berkelanjutan agar dapat memnuhi setiap karya pelayanan yang ada di gereja masing-masing
"regenerasi pemain musik gereja menjadi kebutuhan penting yang harus dipersiapkan sejak dini. Kehadiran pemain keyboard yang mendukung kelancaran berbagai kegiatan pelayanan di setiap stasi maupun paroki"katanya.
Ia juga memiliki impian agar setiap wilayah pelayanan di Maluku Tenggara memiliki pemain keyboard yang mampu melayani secara mandiri. Dengan begitu, kebutuhan musik liturgi tidak lagi bergantung pada pemain dari daerah lain. Keberadaan para pemain keyboard di setiap lingkungan diharapkan dapat memperkuat pelayanan serta meningkatkan partisipasi umat dalam kegiatan gereja. Impian tersebut menjadi motivasi utama yang terus mendorongnya berbagi ilmu kepada masyarakat.
Melalui pelatihan keyboard dengan konsep door to door, Selis Teniwut berharap lahir semakin banyak pelayan musik yang berkualitas di Maluku Tenggara. Upaya tersebut menjadi bentuk nyata kontribusinya dalam mendukung pelayanan Gereja Katolik melalui bidang musik. Semangat berbagi yang ditunjukkan Pace Saxophone diharapkan mampu menginspirasi masyarakat untuk terus mengembangkan talenta yang dimiliki. Dengan kolaborasi dan semangat melayani, kualitas pelayanan musik gereja di Maluku Tenggara diharapkan semakin baik pada masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....