Antrean Haji Maluku Tenggara Kian Panjang, Kuota Tahun Ini Hanya Tiga Orang

  • 08 Mei 2026 15:16 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Panjangnya antrean keberangkatan haji di Kabupaten Maluku Tenggara kembali menjadi sorotan setelah waiting list calon jemaah haji di daerah itu mencapai 900 orang dengan masa tunggu sekitar 26 tahun. Di sisi lain, kuota haji Kabupaten Maluku Tenggara tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi hanya tercatat tiga orang dan yang diberangkatkan langsung dari daerah tersebut hanya dua jemaah.

Data tersebut disampaikan Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Maluku Tenggara, Ratna Wati Tamnge, dalam laporan pada acara pelepasan calon jemaah haji di pelataran Masjid Agung Raudhah, Jumat (8/5/2026). Ia menjelaskan dua jemaah yang diberangkatkan terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan setelah satu jemaah mahram bergabung dengan Kota Ambon.

“Kuota haji Kabupaten Maluku Tenggara yang masuk porsi tahun 2026 adalah sebanyak tiga jemaah dengan rincian porsi reguler yang melunasi BPH satu jemaah, jemaah mahram yang melunasi dua jemaah. Satu jemaah mahram bergabung dengan kota Ambon” ujar Ratna.

Ratna menjelaskan, kuota haji Maluku Tenggara tahun ini terdiri atas satu jemaah reguler yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) dan dua jemaah mahram. Namun, satu jemaah mahram memilih bergabung dengan Kota Ambon sehingga jumlah jemaah yang diberangkatkan langsung dari Maluku Tenggara berkurang menjadi dua orang.

Menurutnya, pemerintah tetap berkewajiban memberikan pelayanan terbaik kepada calon jemaah haji sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang perubahan ketiga atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh. Pelayanan tersebut mencakup pembinaan serta pengurusan administrasi sejak pendaftaran, pelunasan, pengurusan visa dan paspor, hingga kepulangan jemaah ke daerah masing-masing.

“Pemerintah sebagai penyelenggara ibadah haji berkewajiban memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama Kementerian Haji dan Umroh terus berupaya memastikan seluruh proses pelayanan keberangkatan haji berjalan lancar meskipun kuota yang tersedia masih sangat terbatas. Ratna berharap pelayanan dan pembinaan yang dilakukan dapat membantu calon jemaah menjalankan ibadah haji dengan baik dan khusyuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....