Skema Bertahap Penataan Guru di Malra Diterapkan untuk Pemerataan Pendidikan

  • 08 Mei 2026 10:10 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Penataan guru di Kabupaten Maluku Tenggara dilakukan secara bertahap untuk menyesuaikan kebutuhan sekolah dan keterbatasan tenaga pendidik yang tersedia. Kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan layanan pendidikan tetap berjalan di seluruh wilayah kepulauan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Maluku Tenggara, Bin Raudha Arif Hanubun menjelaskan, mutasi guru telah melalui proses perencanaan yang cukup panjang dan dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan sekolah. Ia menegaskan distribusi guru disesuaikan dengan kondisi kekurangan maupun kelebihan tenaga pengajar di masing-masing satuan pendidikan.

“Mutasi ini berbasis pada kebutuhan sekolah dan ketersediaan guru, jadi tidak ada unsur lain selain pemerataan,” ujar Raudha.

Ia menambahkan proses mutasi dapat terjadi antarwilayah, baik dari Kei Kecil ke Kei Besar maupun sebaliknya, tergantung kebutuhan mata pelajaran di sekolah. Menurutnya, mekanisme tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada sekolah yang mengalami kekurangan guru secara terus menerus.

Raudha menegaskan mutasi ini merupakan hal yang wajar bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) guru dan sudah menjadi bagian dari tugas profesional. Pemerintah daerah akan terus melakukan penyesuaian secara bertahap agar distribusi guru semakin merata.

“Mutasi ini adalah hal biasa bagi ASN dan dilaksanakan murni untuk pemerataan guru di seluruh satuan pendidikan,” ujarnya.

Raudha juga mengimbau para guru yang terdampak mutasi agar dapat menerima penempatan baru dengan tetap menjaga semangat pengabdian sebagai ASN. Ia berharap seluruh guru tetap fokus menjalankan tugas di satuan pendidikan masing-masing demi kelancaran proses belajar mengajar di Maluku Tenggara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....