KKST Aru Ajak Warga Jaga Persatuan dan Lestarikan Budaya

  • 27 Mar 2026 04:11 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual : Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Kepulauan Aru, Salim Pere menegaskan pentingnya silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan silaturahmi tahunan Paguyuban Buton di Dobo, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, silaturahmi menjadi ruang untuk menemukan keluarga meski tanpa hubungan darah. KKST hadir sebagai wadah pemersatu berbagai etnis Sulawesi Tenggara yang berdomisili di Kepulauan Aru.

Ia menjelaskan, KKST menaungi beberapa suku seperti Buton, Muna, Tolaki, dan Moronene. Saat ini, sebagian paguyuban telah terbentuk, sementara lainnya menjadi program kerja ke depan.

“Karena di sinilah kita menemukan keluarga, meski kita tidak terkait oleh darah.Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara merupakan rumah bagi semua paguyuban yang terdiri dari 4 suku atau etnis yakni suku Buton, suku Muna, suku Tolaki dan Moranene yang tersebar di 17 Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara, domisili Kabupaten Kepulauan Aru”, kata Salim Pere.

Salim Pere menegaskan, setiap paguyuban memiliki tanggung jawab menjaga dan merawat budaya leluhur. Budaya tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga identitas dan jati diri masyarakat.

Ia mengajak seluruh anggota KKST menjadikan momentum ini sebagai penguatan kebersamaan. Selain itu, pelestarian budaya harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....