Bupati Aru Pimpin Penjemputan Yonif Teritorial Pembangunan
- 20 Mar 2026 10:07 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual : Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, bertindak sebagai inspektur upacara dalam kegiatan penjemputan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 912 yang berlangsung di Pelabuhan Yos Sudarso, Kamis (19/3/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kepulauan Aru Silvana Loy, Danlanal Aru Prasetyo Agus Hariadi, Wakapolres Kepulauan Aru J. Batara, Kepala KUPP Kelas III Dobo Ruswan Wusurwut, Kapolsek KP3 Letda Rifan, serta Dansubdenpom Persiapan Kapten Cpm (K) Wanunu Adam.
Dalam sambutannya, Bupati Kaidel menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh prajurit Yonif Teritorial Pembangunan di wilayah Kepulauan Aru. Ia menegaskan bahwa kehadiran batalyon tersebut merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru, saya mengucapkan: "selamat datang" kepada batalyon beserta seluruh prajurit Yonif Teritorial Pembangunan di bumi Jargaria tercinta”, kata Bupati.
Menurutnya, keberadaan Yonif Teritorial Pembangunan memiliki peran strategis, tidak hanya dalam memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga sebagai mitra pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Kaidel menekankan bahwa prajurit memiliki peran penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Ia berharap para prajurit dapat berkontribusi nyata dalam sektor pertanian, perikanan, serta pembangunan infrastruktur pedesaan.
Selain itu, ia menyampaikan beberapa pesan penting kepada prajurit. Di antaranya, mendukung swasembada pangan melalui kegiatan produktif di sektor pertanian dan hortikultura, serta mengamankan program pemerintah seperti hilirisasi industri dan makan bergizi gratis.

“Prajurit teritorial pembangunan yang saya kasihi, batalyon teritorial pembangunan memiliki peran unik dan krusial, sejalan dengan program pemerintah pusat, saudara-saudara ditugaskan untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Kami berharap, kehadiran saudara dapat memberikan kontribusi nyata dalam perikanan, serta pembangunan infrastruktur pedesaan”, kata Kaidel.
Bupati juga mengingatkan agar prajurit senantiasa menyatu dengan masyarakat dan tidak menyakiti hati rakyat, sehingga setiap kegiatan teritorial dapat memberikan manfaat langsung bagi warga sekitar.
Meski mengemban tugas teritorial, prajurit tetap diminta menjaga kemampuan tempur dan disiplin sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu, batalyon juga diharapkan menjalin kerja sama dengan dinas kesehatan, BUMN, dan organisasi perangkat daerah dalam mendukung pelayanan kesehatan serta penanganan penyakit di wilayah pedesaan.
“Saudara-saudara harus menyatu dengan masyarakat, jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat!" segala kegiatan produksi dan tugas teritorial harus memberikan manfaat langsung yang dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar. Meskipun fokus pada teritorial, prajurit tetap harus menjaga kemampuan infanteri (tempur) untuk mencari, menemukan, dan menghancurkan musuh dalam menjaga kedaulatan NKRI, terus berlatih dan menjaga disiplin, menghadapi tantangan tugas di daerah terpencil dengan semangat tinggi”, ujar Bupati.
Bupati Kaidel turut mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari OPD hingga pemerintah desa, untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan Yonif Teritorial Pembangunan.
Ia berharap momentum ini dapat menjadi langkah percepatan pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan. Kepada seluruh prajurit, ia berpesan agar segera beradaptasi dengan lingkungan, menghormati adat istiadat setempat, serta menjaga nama baik satuan selama menjalankan tugas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....