Dukungan Rakyat Terhadap Bawaslu Ciptakan Pemilu Berkualitas

  • 02 Mar 2026 20:41 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Kordiv Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Maluku Tenggara Marselus Hungan menegaskan, kegiatan ngabuburit bertujuan, memberikan ruang bagi peserta kegiatan mampu memberikan masukan ke Bawaslu untuk membenahi kinerja, dan dapat menghadapi Pemilu tahun 2029, Senin (2/3/2026).

"Terkait dengan persoalan pengawasan. Kita Bawaslu memang punya personil yang terbatas. di Kabupaten kita 3 , ditambah dengan staf, kemudian di Kecamatan juga 3, dan di desa-desanya satu”, ujar Hungan.

Hungan menilai, jumlah personil yang terbatas yang diharapkan melalui sosialisasi Partisipasi pengawasan dari masyarakat untuk lebih membantu Bawaslu mengawasi jalannya Pemilu, namun dalam kenyataannya melihat keterbatasan ini, terdapat oknum Kepala Ohoi ataupun Pejabat terlibat aktif dalam kampanye, sebab tidak dikenal.

"Ini sangat membutuhkan partisipasi dari masyarakat untuk mendukung Bawaslu. Kalau tidak, masyarakat kurang mendukung maka banyak sekali celah yang dialami pada saat Pemilu maupun juga Pemilu Kada”, tandas Hungan.

Hungan menyampaikan, pemahaman masyarakat yang minim terhadap dugaan pelanggaran, sekalipun terdapat pelanggaran, meskipun telah dilakukan sosialisasi , akan tetapi indikasi pelanggarannya terhambat oleh ketiadaan barang bukti.

"Kita juga sangat mengharapkan masukan dari Bapak-Ibu sekalian, dan kira-kira strategi apa yang bagus, yang bisa digunakan, kedepannya bisa menyampaikan strategi yang baik, yang perlu masyarakat pahami dengan mudah, sehingga pada saat pemilihan nanti, itu orang tidak ragu-ragu atau canggung lagi dalam melaporkan atau mengawasi proses pemilihan”, tuturnya.

Hungan menilai, jika hanya Bawaslu berjalan sendiri, tanpa topangan dari Rakyat guna menciptakan kualitas demokrasi, akan berpotensi terjadi berbagai kendala bagaimana menjaga kualitas demokrasi yang diinginkan semua pihak.

"Apalagi ada intimidasi sehingga Pengawas di kecamatan juga kadang-kadang mengambil keputusan juga, memikirkan tentang keselamatan, kadang-kadang juga keputusan di luar nalar, maka kegiatan ini kira-kira strategi apa yang bagus untuk membentuk pengawasan efektif, jujur, adil, dan berkualitas”, harapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....