Evaluasi Kinerja Bawaslu Jadi Barometer Pemilu 2029
- 02 Mar 2026 20:30 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Maluku Tenggara, Richardo E. A. Somnaikubun menegaskan, kegiatan Ngabuburit menjadi Media untuk meningkatkan partisipasi publik serta memperkuat sinergi pengawasan partisipatif dala menjaga integritas demokrasi, Senin (2/3/2026).
"Kami mengucapkan terima kasih banyak karena telah bersedia hadir di kesempatan ini. Agenda Ngabuburit kita di kesempatan sore hari ini, yaitu Bawaslu merasa perlu untuk kita saling berdiskusi dan kita sangat mengharapkan masukan dari Bapak-Ibu sekalian”, ucapnya.
Somnaikubun menjelaskan, forum ini menjadi ruang diskusi untuk mengangkat usulan strategis demi menguatkan peran Bawaslu di Tahun 2029 mendatang, melalui saran tanggapan yang digelar pada Kegiatan ini.
"Sebenarnya tentang progres-progres yang telah kita capai pada saat pengawasan Pemilu dan juga pengawasan Pemilu Kada, SDM yang terdapat pada Bawaslu sendiri Untuk unsur Pimpinan berjumlah 3 orang, unsur Kesekretariatan kita berjumlah 21 orang”, katanya.
Digambarkan, rincian PNS berjumlah 7 orang P3K 12 orang, staf pendukung berjumlah 3 orang dan jumlah Pengawas Kecamatan terdapat 33 orang, pengawas desa berjumlah 191 orang dan pengawas TPS pada saat Pemilu bergumul 406 orang dan pada saat Pilkada berjumlah 259 orang. terkait penanganan laporan pelanggaran, terdapat 13 laporan terkait pergeseran suara pada Pemilu , 2 laporan saat pencoblosan, dan beberapa laporan lainnya”, ujarnya.
Selaku Ketua, Somnaikubun mengungkapkan Penanganan laporan tersebut dilakukan dengan tujuan memastikan transparansi dan akuntabilitas proses pemilihan, dengan Penelusuran hingga ke tingkat bawah .
"Tantangan dalam menangani pelanggaran money politik, misalkan penyebaran uang di Pasir panjang yang awalnya diduga sebagai ajakan memilih calon tertentu, namun sebagian kasus tidak dapat dikategorikan karena tidak terdapat unsur ajakan atau melibatkan anak di bawah umur”, tegasnya.
Menurutnya, kegiatan-kegiatan yang terlaksana dari Bawaslu yakni, kegiatan Bimktek, rapat kerja teknis, sosialisasi, rapat koordinasi guna penguatan kapasitas Pengawas dan dalam melaksanaan Pengawasan Pemilu, pihaknya mengeluarkan sebanyak 33 surat himbauan yang dikeluarkan kepada stakeholder terkait pada tahapan Pemilu dan Pemilihan serentak, dan 11 Instruksi kepada jajaran Adhock, dan Edaran terdapat 8 Edaran kepada Jajaran Adhock, dan 6 saran perbaikan kepada KPU.
"Kita telah berkerjasama dengan Politeknik Perikanan Negeri Tual, Kemudian kita kerjasama juga dengan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi STIA Langgur, STIS Tual, kita berkerjasama dengan RRI Tual lewat MoU, selain MoU kita juga dengan teman-teman Wartawan MoU yang kita laksanakan untuk tahapan Pilkada kemarin”, ulasnya.
Somnaikubun juga mengaku, dari sisi Keamanan Pengawas sangat terbatas, hanya terpusat di Ibu Kota Kabupaten, dari unsur Kepolisian, berbeda dengan para Pengawas di Level Kecamatan hingga Desa, yang selalu mendapat tekanan yang kompleks.
Dia berharap, kerjasama dari seluruh elemen dan dukungan penuh kepada Bawaslu hingga jajaran di Level bawah, menjadi kunci penting dalam menjaga Kualitas Demokrasi di tahun 2029 mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....