Kabupaten Kepulauan Aru Lolos Verifikasi Sekolah Rakyat
- 12 Feb 2026 14:23 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual - Kabupaten Kepulauan Aru dinyatakan lolos verifikasi administrasi untuk pelaksanaan Program Sekolah Rakyat. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Aru, Tonci Koljaan, mengatakan Aru menjadi salah satu dari delapan kabupaten/kota yang mengikuti audiensi bersama Menteri Sosial dan berhasil memenuhi persyaratan administrasi.
Koljaan menjelaskan, anggaran pembangunan Sekolah Rakyat sebesar Rp. 250 Miliar bersumber dari dana hibah melalui Kementerian Sosial. Proses pembangunan fisik nantinya akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, sementara Dinas Sosial menjadi leading sector bersama sejumlah dinas terkait di daerah.
“Kabupaten Kepulauan Aru sudah ditetapkan pada tahun 2026, masuk list dan hasil audiensi saya bersama Pak Wakil Bupati Kepulauan Aru atas dasar arahan dari Pak Bupati Timotius Kaidel, dan setelah audiens, Pak Menteri sudah umumkan, bulan September itu peletakkan batu pertama. Bila tidak ada kendala, hasil permintaan dari Pak Wakil Bupati dan Pak Risal Jabumir sebagai Wakil Ketua DPRD, memintakan kesediaan Pak Menteri untuk datang di Aru, dan Pak Menteri juga sudah menyatakan bersedia untuk hadir bila tidak ada kendala”, kata Koljaan.
Sejumlah organisasi perangkat daerah seperti Dinas Lingkungan Hidup, BPKAAD, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Pendidikan turut mendukung proses administrasi dan penyusunan proposal. Keberhasilan Aru lolos verifikasi disebut karena kelengkapan administrasi dan sinergi lintas sektor yang berjalan baik.
Program Sekolah Rakyat ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional di 10 kecamatan dan 117 desa di Kabupaten Kepulauan Aru. Para siswa nantinya akan mendapatkan fasilitas asrama, seragam, dan kebutuhan pendidikan secara gratis agar dapat menikmati pendidikan setara dengan sekolah lainnya.
Koljaan menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi anak-anak miskin di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal seperti Aru, menjadi tujuan utama program ini. Ia menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam mengangkat harkat dan martabat anak-anak kurang mampu melalui akses pendidikan yang merata dan berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....