Prestasi PKK Ohoi Taar Hasil Persiapan Matang

  • 06 Feb 2026 15:37 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Sekretaris TP PKK Ohoi  Taar , Fika Songjanan mengatakan,  pencanangan Kota Tual sebagai Kota Kelor, sebelumnya itu di tahun 2022, Tim penggerak PKK Ohoi Taar telah  mengusulkan Program ini ke Pemerintah Ohoi  terkait dengan penetapan Ohoi Taar sebagai Kampung Kelor, Jumat (6/2/2026)

Kemarin di tahun 2022, Kami menetapkan Ohoi Taar  sebagai Kampung Kelor, ini terkait dengan kegiatan pencegahan dan penurunan stunting, masalah stunting yang terjadi, terdapat di dalam  Ohoi,  demikian salah satu inovasi yang kami dari PKK  menjadikan Ohoi ini  sebagai Kampung Kelor”, paparnya.

Songjanan juga mengungkapkan, Kegiatan ini sudah digagas  tahun 2022, jadi realisasinya itu semua keluarga-keluarga di Ohoi, teristimewa kelompok-kelompok Dasawisma  yang  menjadikan Kelor itu sebagai tanaman tersebut sebagai pagar batas dari halaman rumah masing-masing keluarga.

Manfaat Kelor, tegas Songjanan,   dimanfaatkan, bagi  kebutuhan gisi anak-anak bayi dan balita dalam rangka pencegahan dan penurunan stunting itu di Ohoi Taar, melibatkan, 23  Dasawisma  dan menyasar, hampir 300 Kepala Keluarga.

“Memang kami lombanya di tahun 2024, jadi persiapan awal, karena PKK sudah bergerak, tahun 2020, jadi semua kesiapan-kesiapan kita lakukan, kegiatan-kegiatan di Dasawisma, kemudian dari pokja-pokja, kegiatan ke masyarakat-masyarakat itu memang kita sudah jalan”, tandas Songjanan.

Songjanan juga menuturkan,  persiapan-persiapan untuk  administrasi-administrasi PKK,  juga  melaksanakan lomba-lomba di tingkat  Ohoi antar Dasawisma, terkait dengan kegiatan dari 10 program pokok PKK ,menjadikan Ohoi dimaksud untuk terlibat pada Lomba di Tingkat Propinsi Maluku.

Digambarkan, Penanganan stunting  di Ohoi Taar  terhadap  bayi-balita  dikelola oleh PKK dalam pengelolaan makanan tambahan, salah satunya  membuat siklus menunya untuk penanganan, pada  menu selama satu minggu, sesuai  usia,  klasifikasi  berat badan dan tinggi badannya.

“Salah satu menunya itu juga kita menggunakan kelor. Jadi kelor kita ada yang dibuat dalam bentuk bakso kelor, kemudian ada juga kita buat puding kelor, jadi variasi”, pungkas Songjanan.

Menutup Keterangannya, Selaku Sekretaris PKK Ohoi Taar, Songjanan meminta setiap warga untuk melakukan Pengembangan Tanaman Kelor di Lingkungan dan Pekarangan rumah, mendukung Pemerintah Menekan Inflasi, dan mengoptimalkan kelor sebagai pangan penghasil Vitamin yang bermanfaat bagi Bayi, balita dan Ibu Hamil guna pertumbuhan Generi yang sehat.

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....