Makna Spiritualitas dan Dalil Keutamaan Hari ke-14 Ramadan

  • 04 Mar 2026 08:40 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID,Tual- Keutamaan puasa hari ke-14 Ramadan tidak hanya berkaitan dengan pahala besar, tetapi juga memiliki makna spiritual mendalam. Memasuki pertengahan Ramadan, umat Muslim semakin terbiasa dengan ibadah puasa dan lebih fokus dalam meningkatkan kualitas spiritual mereka.

Pada tahap ini, tubuh telah beradaptasi dengan kondisi berpuasa, sehingga tantangan fisik seperti lapar dan haus berkurang. Ini menjadi waktu yang tepat untuk lebih banyak mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah seperti shalat tarawih, membaca Al-Qur’an, dan berzikir.

Keistimewaan lainnya adalah doa yang dipanjatkan pada hari ke-14 Ramadan diyakini lebih mustajab. Sebuah doa yang sering dianjurkan untuk dibaca di hari ini berbunyi:

"Ya Allah, jangan Kau siksa aku di bulan ini karena kesalahanku. Selamatkanlah aku di bulan ini dari segala kesalahan, dan jangan Kau jadikan aku di bulan ini tempat persinggahan malapetaka dan bala. Dengan kemuliaan-Mu wahai Kemuliaan muslimin."

Keutamaan puasa pada hari ke-14 Ramadan banyak disebut dalam berbagai kitab Islam klasik, salah satunya adalah Durrah al-Nashihin yang ditulis oleh Syekh Ustman bin Hasan bin Ahmad Asy Syakir Al-Khaubawiyi.

Dalam kitab tersebut, disebutkan bahwa setiap hari dalam Ramadan memiliki keutamaan tersendiri. Pada hari ke-14, para malaikat turun untuk memberikan kesaksian bagi orang yang menunaikan ibadah tarawih dan puasa. Disebutkan pula bahwa Allah SWT akan membebaskan dirinya dari hisab di hari kiamat.

Selain itu, keistimewaan ini juga berkaitan dengan peningkatan ketakwaan dan kedekatan seseorang dengan Allah. Orang yang memanfaatkan Ramadan dengan baik, terutama di pertengahannya, akan mendapatkan ampunan dosa dan keberkahan di dunia serta akhirat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....