Dua Klaster Hebat Akan Berlaga Sengit di Pildun 2026
- 07 Jun 2026 12:10 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Pengamat Sepak Bola Nasional, juga Anggota Dewas LPP RRI, M. Kusnaeni menilai Tim Nasional Spanyol masih memiliki kekuatan yang sama pada Piala Dunia Tahun 2022 lalu, Jumat (5/6//2026).
Kusnaeni belum memastikan kekuatan 48 Tim unggulan dalam Piala Dunia 2026, sebelum melihat daftar nama pemain yang pasti, termasuk kualitas dan keunggulan pemain handal yang diterjunkan setiap Pelatih Timnas dalam laga ini.
“Sebetulnya saya selalu menunggu line up dulu. Jadi sama seperti piala dunia, ini kan belum semua tim menyetor daftar nama pemain. Kita menganalisis tanpa mengetahui siapa yang main disitu,” ujarnya.
Estimasi kata Kusnaeni, akurasi permainan dalam sebuah pertandingan membutuhkan kajian berdasarkan kualifikasi Pemain yang ikut dalam Piala Dunia, termasuk Prestasi Pemain dalam Timnas, juga pada keterlibatan Pemain di Klub Dunia yang perlu diperhitungkan.
| Baca juga: Piala Dunia Jadi Magnet Persatukan Bangsa |
“Kalau ngomong analisis harus tahu dulu siapa yang main, siapa yang berangkat, siapa yang nggak main. Jadi kalau berdasarkan data hasil pertandingan, rekam jejak, meskipun bisa jadi lebih berubah, sebetulnya piala dunia kali ini mungkin bisa dibilang agak pengulangan dari Ivent yang piala dunia 2022,” tuturnya.
Menurutnya, perkembangan bola dunia dalam 10 tahun terakhir tidak mengalami perubahan Signifikan, dan yakin Spanyol masih mendominasi sebagai Tim Kuat, termasuk Perancis, Brazil , Argentina termasuk Timnas Jerman.
“Jadi kalau saya menyebut daftar keunggulan, maka saya harus menyebut minimal ada 2 klaster. Klaster pertama adalah tim-tim yang memang konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Dan itu menurut saya ada 3 tim yang menurut saya saat ini sangat konsisten. Spanyol meskipun memang tidak selalu menang dan tidak terkalahkan. Sejak tahun 2025 sampai 2026,” beber Kusnaeni.
Tim selanjutnya yang konsisten tandas Kusnaeni yakni Perancis, pemainnya di usia emas dua tahun dia tidak terkalahkan, tidak selalu mengawali Piala Dunia dengan start yang baik, 2002 juara bertahan, namun problem yang dihadapi mentalnya lebih gampang terpengaruh. Perancis membutuhkan Pemimpin dipengaruhi multi etnis
.”Kalau tim yang punya latar belakang macam-macam itu harus punya leader yang kuat. Nah masalahnya Mbappé itu bisa jadi leader. Mbappé itu beda dengan Zidane. Zidane pada jaman itu leader kuat. Mbappé itu pemain secara individu bagus tapi dia bukan pemimpin. Jadi memang itu tantangan Perancis.
Lebih lanjut Kusnaeni menilai Tim yang konsisten yaitu Argentina selaku Juara bertahan namun kendalanya para pemain sangat bergantung kepada Messi, namun kondisi Messi saat ini dalam kondisi Cedere, dan jika cideranya tak dapat diantisipasi akan berdampak pada kekuatan tim Argentina.
“Ingat dulu waktu Maradona lagi hebat-hebatnya. Argentina juga salah satu problemnya ketergantungan kepada superstar besar sekali. Coba perhatikan kalau Argentina main saat Latihan Pemain Argentina gak ada satupun yang berani masuk lapangan kalau Messi masih di dalam. Pemainnya main nunggu-nunggu. Jadi kalau Messi udah keluar baru yang main ikutin di belakang.,” ulasnya.
Kusnaeni juga menilai, Timnas Brazil memiliki motivasi untuk meraih Juara Piala Dunia Tahun 2026, sebab pertandingannya di Benua Amerika, namun terkendala seorang figur pemimpin, dan Pelatih Ancelotti menetapkan Neymar sebagai Pemimpin dalam Timnas.
“Makanya Pelatih Ancelotti masih bawah Neymar untuk menangkan. Jadi kalau di tim-tim misalnya itu. Di tim nasional harus ada pemain karena pemimpin itu penting. Tim nasional itu isinya pemain-pemain top yang egonya tinggi,” tandasnya.
Dikatakan, dalam Piala dunia Tim yang paling berbahaya adalah Jerman yang masuk dalam klaster kedua berbahaya, karena Jerman sudah lama tidak menjuarai Piala Dunia, dan diremehkan, akan tetapi perlu diperhatikan 11 pertandingan terakhir Jerman selalu menjadi pemenang.
“Nah kalau Belanda, kelebihannya materinya merata. Cuman mental juaranya kurang. Jerman memang Kuda hitam. Setiap pertandingan tidak terkalahan. Artinya Kuda hitam banget gitu,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....