Desa Bersinar Jadi Target BNN secara Nasional

  • 04 Agt 2026 08:04 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Kepala BNN Kota Tual, Ahmad Reniuryaan, S.Sos mengatakan, penetapan Desa Bersih Narkoba (Bersinar) secara nasional, dominan kriteria desanya berdekatan dengan laut sebagai solusi prefentif sebaran narkoba,Selasa (4//8/2026).

“Desa Bersinar itu program yang memang kita laksanakan di setiap tahun akan tetapi kita dibatasi dengan tahun 2026 ini kita dibatasi dengan pengamatan anggaran dan lain sebagainya sehingga untuk di tahun 2026 ini kegiatan Desa Bersinar kami tidak melaksanakan”,” ucap Reniuryaan.

Reniuryaan mengaku, program prioritas nasional untuk menetapkan calon desa bersih narkoba yang telah digalakan tahun sebelumnya oleh pihak BNN Pusat, namun tahun 2026 terkendala efisiensi anggaran, berdampak pada realisasi program desa bersinar di tahun 2026.

“Desa Bersinar akan kembali kami laksanakan Perlu saya jelaskan bahwa untuk Desa Bersinar sendiri ada juknis yang memang jadi syarat untuk menentukan satu desa ataupun dikenal dengan Ohoi,” ujarnya.

Reniuryaan mengungkapkan, salah satu kriteria desa bersinar yakni berdekatan dengan laut dilatarbelakangi peluang besar transaksi narkoba terjadi di wilayah perairan apalagi wilayah kepulauan kei yang delapan puluh persennya terdiri dari wilayah Kepulauan.

“Desa Bersinar Ada data-data khusus yang jadi dasar untuk menentukan salah satunya adalah desa yang dia berdekatan dengan laut. Itu salah satu contoh untuk jadi syarat. Nah kenapa harus berdekatan dengan laut, karena diprediksikan atau dipikirkan juga bahwa laut itu jadi tempat untuk Orang melakukan transaksi untuk bisa melakukan jual beli di sana,” terangnya.

Reniuryaan juga menyimpulkan, setiap Desa setelah ditetapkan, menjadi desa bersinar, kegiatan-kegiatan lebih diterapkan serta membutuhkan keterlibatan aktif masyarakatnya, dan pembentukan kelompok anti narkoba, dan pendampingan.

“Dalam waktu satu tahun itu selesai Desa sudah mendiri, melakukan langkah-langkah untuk bagaimana mencegah dari gangguan-gangguan dari daerah ataupun desa-desa lain terhadap ancaman narkoba,” ungkapnya.

Reniuryaan menekankan, program yang berlangsung selama 1 tahun penuh, pihaknya akan terus mengawal jalannya program Desa Bersinar, misalkan di tahun 2025 lalu, Ohoi Ohoitel Kota Tual menjadi Desa yang sukses dalam Program tersebut guna menjamin ketahanan Keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....