Kepulauan Kei Jadi Kawasan Strategis Nasional Karbon Biru
- 04 Jun 2026 15:56 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual - Kepulauan Kei menjadi salah satu wilayah yang diprioritaskan dalam penyusunan Dokumen Rencana Zonasi Kawasan Strategis Nasional Karbon Biru. Penetapan tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar untuk memperkuat tata kelola ruang laut berbasis ekosistem karbon biru.
Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Penataan Ruang Laut dan Kerja Sama Luar Negeri, Dyah Erowati (03/06/2026), yang membacakan sambutan Menteri Kelautan dan Perikanan menyampaikan bahwa Kepulauan Kei memiliki potensi besar dalam mendukung agenda karbon biru nasional. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki ekosistem pesisir yang kaya dan berperan penting dalam menyerap serta menyimpan karbon dalam jangka panjang.
"Indonesia sangat besar, sangat strategis dunia terutama yang tersimpan dalam ekosistem mangrove terbesar di dunia serta hamparan padang lamun yang tersebar di berbagai wilayah pesisir salah satunya di kawasan kepulauan Kei yang kaya raya ini", kata Dyah membaca sambutan Menteri Kelautan dan Perikanan.
Ia menjelaskan bahwa Indonesia memiliki mangrove terbesar di dunia serta hamparan lamun yang tersebar di berbagai wilayah pesisir. Salah satu kawasan yang dinilai memiliki potensi besar adalah perairan Kepulauan Kei yang masih menyimpan kekayaan sumber daya pesisir.
| Baca juga: Pemberdayaan Buruh Diawali Pelatihan SDM |
Penyusunan dokumen zonasi kawasan strategis nasional karbon biru diharapkan dapat memberikan arah pengelolaan ruang laut yang lebih terukur dan berkelanjutan. Melalui perencanaan yang baik, berbagai aktivitas pemanfaatan ruang laut dapat berjalan tanpa mengganggu fungsi ekologis kawasan.
Pemerintah berharap keberadaan kawasan strategis nasional karbon biru di Kepulauan Kei dapat memberikan manfaat lingkungan dan ekonomi secara bersamaan. Selain menjaga ekosistem pesisir, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....