Maluku Tenggara Sabet Penghargaan Penanggulangan Inflasi

  • 20 Mei 2026 14:31 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Pemda Maluku Tenggara melalui Bupati Maluku Tenggara, H. Muhammad Thaher Hanubun, dalam upaya menekan tingkat Inflasi di Maluku Tenggara,Selasa (19/5/2026).

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Menteri beserta jajaran atas apresiasi ini. Pencapaian ini adalah buah dari kerja keras dan solidnya sinergi semua pihak, khususnya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID),” ujarnya.

Apresiasi yang sama juga diberikan kepada Pemerintah Kota Tual yang dinilai konsisten dan sukses menjaga stabilitas harga pangan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa insentif fiskal ini tidak dibagikan secara cuma-cuma. Ada indikator makro ekonomi ketat yang menjadi barometer penilaian.

“Apresiasi dan insentif langsung ini diberikan berdasarkan keberhasilan pemda dalam empat indikator utama, yaitu pengendalian inflasi, penurunan angka pengangguran, penanggulangan kemiskinan ekstrem dan stunting, serta peningkatan kapasitas fiskal daerah,” ujar Tito dalam arahannya.

Mendagri menambahkan, skema “bonus anggaran” ini sengaja didesain untuk menciptakan iklim kompetisi yang sehat antar-kepala daerah di Indonesia. Daerah yang inovatif dan becus mengelola ekonomi akan diganjar insentif, sementara yang performanya memburuk akan dievaluasi.

Selain itu, demi menjaga stabilitas ekonomi mikro, Mendagri juga menginstruksikan seluruh kepala daerah untuk memperkuat kolaborasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (TPKS) guna memastikan iklim investasi dan ketertiban umum tetap kondusif.

Acara bergengsi ini turut dihadiri oleh jajaran menteri kabinet, para Gubernur, Ketua DPRD, serta deretan Bupati dan Wali Kota dari wilayah Nusa Tenggara, Maluku, hingga Maluku Utara.

Momen Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 menilai kinerja Pemerintah Daerah dalam empat kategori strategis, yakni pengendalian inflasi, penurunan tingkat kemiskinan dan stunting, creative financing, serta penurunan tingkat pengangguran.

Khusus kategori pengendalian inflasi, penilaian meliputi stabilitas harga pangan, kepatuhan pelaporan, dukungan anggaran, hingga efektivitas intervensi pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat.

Untuk kategori tingkat kabupaten, Kabupaten Maluku Tenggara berhasil meraih Terbaik III, sementara Terbaik II diraih Kabupaten Bima dan Terbaik I diraih Kabupaten Sumba Timur.

Di Level Kota, Kota Tual tampil sebagai pemenang, sedangkan tingkat Provinsi diraih Provinsi Nusa Tenggara Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....