Ananda Bersinar Program Prioritas Raih Generasi Emas Bangsa Bersinar

  • 30 Jul 2026 15:19 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Kepala BNN Kota Tual, Ahmad Reniuryaan, S.Sos kepada rri.co.id menjelaskan, Badan Narkotika Nasional ( BNN) adalah lembagah Pemerintah Non-Kementrian yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden lewat tugas dan fungsi melaksanakan kebijakan Pemerintah dalam hal pencegahan, pemberantasan, peredaran dan penyalahgunaan narkotika, Kamis (30/7/2026).

“Kami BNN Kota Tual punya Wilayah kerjanya adalah Maluku Tenggara dan Kota Tual maka disana ada 3 hal yang kami harus laksanakan sesuai dengan amanah undang-undang 35 tahun 2009 ada pemberantasan atau penangkapan ada pencegahan, kemudian ada rehabilitasi,’ ujarnya.

Menurut Reniuryaan,tugas pencegahan di tahun 2026, BNN memiliki program Prioritas Nasional yang telah dilaunching oleh Kepala BNN RI. pada puncak hari Anti Narkotika Internasional diantaranya , kegiatan ananda bersinar yang berarti anti narkotika dimulai dari anak, diluncurkan di tahun 26 Juni 2026

Ananda Bersinar ( Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak, Bersih Narkoba). Program strategis dan gerakan nasional ini diinisiasi oleh Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) untuk melindungi dan memperkuat ketahanan anak-anak serta generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika sejak dini.

Menurut Reniuryaan, selain program ananda bersinar juga Program Integrasi kurukulum Anti Narkotika yang dilakukan di sekolah-sekolah dan proses integrasi kurukulum anti narkotika di sekolah-sekolah baik SMP dan SMA yang ada di Maluku Tenggara dan Kota Tual.

“Tujuannya untuk melakukan pencegahan mulai dari anak. Itu sudah harus kita lakukan menjadi langkah-langkah yang kita lakukan selama di tahun 2026. Alhamdulillah kita sesuai dengan implementasi daripada kegiatan ananda itu sendiri kita sudah laksanakan di sekolah dan lebih fokus pada Kegiatan MPLS,” ucap Reniuryaan.

Pihak Sekolah kata Reniuryaan, baik tingkat SMA, SMK, SMP di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual mengundang BNN lewat Bidang P2M, guna melaksanakan sosialisasi-sosialisasi, edukasi kepada anak-anak, terkait bahaya narkoba terhadap remaja usia sekolah.“Kegiatan-kegiatan anti narkoba di masyarakat tujuannya itu di lingkungan masyarakat yang rawan ataupun daerah-daerah yang mungkin informasi-informasi itu tidak terjangkau menyakut dengan bahaya narkoba itu sendiri,” jelasnya.

Reniuryaan menegaskan, upaya yang dilakukan BNN melalui informasi yang diberikan dan diserap terkait bahaya Narkoba, sekaligus bersinergi dalam memutus mata rantai peredaran Narkoba di Kepulauan Kei dan Bangsa pada Umumnya, mencapai Generasi indonesia Emas yang bersih Narkoba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....