Sensus Ekonomi Jadi Tolak Ukur Peta Pembangunan Nasional
- 19 Mei 2026 15:54 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual - Kepala BPS Kota Tual, Avia J. Leatemia kepada rri.co.id mengatakan, agenda besar di tahun 2026 BPS dipercayakan menyelenggarakan Sensus Ekonomi (SE) -yang telah berlangsung untuk yang kelima kalinya dari tahun 1986, Selasa (19/5/2026).
“Sensus ekonomi ini bertujuan untuk menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi sebagai landasan bagi penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional. Sensus ekonomi ini seperti diketahui kami dipayung hukumi oleh undang-undang Nomor 16 tahun 1997 tentang statistik,” tegasnya.
Dikatakan Leatemia, Penyelenggaraan Sensus Ekonomi ini digalakan 10 tahun sekali, dilalui Metode KKD (Koordinasi,Kolaborasi dan Diplomasi ) ke seluruh dinas dalam Lingkup Pemerintah Kota Tual, guna mendukung terselenggaranya sensus ekonomi 2026.
“Terkait SDM yang akan nanti mendukung kami, kami juga sangat berharap dari masyarakat dimana dari tanggal 13 kemarin kami sudah merekrut petugas mitra masih dalam proses untuk perekrutannya besok direncanakan akan ada di dalam proses wawancara dan kami membutuhkan kurang lebih 64 SDM untuk mendukung kami di lapangan,” ucap Leatemia.
Menurutnya, Pelaksanaan sensus ekonomi disasarkan pada usaha besar, usaha kecil, menengah mikro, dimana petugas akan mendatangi langsung ke target Sensus, baik di Perusahaan dan dari rumah ke rumah.
“Karena berkembangnya pola konsumsi, berkembangnya dunia digital, berkembangnya perekonomian, banyak sekali ekonomi-ekonomi yang tidak nampak.Kalau nampak itu misalnya berjualan di pinggir-pinggir jalan, usaha-usaha, toko-toko.Tapi yang tidak nampak ini banyak,” ungkapnya.
Leatemia mencontohkan, usaha yang tidak nampak dan tidak dapat dijangkau kasat mata yakni, usaha online, seperti penjualan pulsa dan beberapa kegiatan jasa yang menggunakan jasa media sosial, olehnya itu pihaknya akan turun langsung untuk mengidentifikasi data riil di lapangan.
“Kami di BPS sendiri terdapat 14 pegawai, termasuk saya, dan 5 orang PPN-PN. Nah, untuk kami sendiri, masing-masing dengan tugas dan tupoksi kami, kami juga selaku instansi yang melayani masyarakat dalam menyediakan data statistik,” ujarnya.
Leatemia juga menandaskan, BPS tetap memiliki komitmen utama siap menyediakan data dan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui data-data yang disajikan lewat informasi-informasi di Website, dan link Media sosial BPS.
“Kami juga di BPS Kota Tual ini ada salah satu unit yang namanya Pelayanan Statistik Terpadu atau PST, dimana disitu terdapat 4 standar pelayanan yaitu perpustakaan, konsultasi statistik, penjualan produk statistik dan rekomendasi kegiatan statistik,” ulasnya.
Lebih jauh dikemukakan, Keempat layanan tersebut dibuka secara umum untuk diakses atau digunakan oleh pengguna data, baik mahasiswa, OPD di Institusi Pemerintah, Peneliti yang membutuhkan data secara offline maupun secara online di Website atau medsos untuk memperoleh akses seluruh data yang dipublikasikan.
“Kurang lebih 37 OPD atau dinas yang ada di Kota Tual, Pemerintah Kota Tual, sebagian besar sangat mendukung kami, mendukung sensus ekonomi dalam BPS melakukan sensus ekonomi tersebut. Kenapa Beta bilang sangat mendukung, yang pertama, mereka sangat membuka diri untuk kami ketika kami melakukan KKD, ketika kami melakukan sosialisasi.Sangat antusias untuk menerima kami,” terangnya.
Leatemia berharap, OPD teknis di Lingkup Pemkot Tual dapat menyebarkan Informasi kepada seluruh Masyarakat, keluarga, sahabat dan handai tolan memberikan edukasi Pelaksanaan Sensus ekonomi yang dijadwalkan dari Bulan Mei sampai Agustus 2026.
“BPS ada ke rumah-rumah atau ke usaha-usaha untuk melakukan pendataan dan mereka sangat mendukung kami juga Bapak Wali Kota, Pak Sekda, semua sudah mendukung kami melalui surat-surat dukungan, melalui video-video, melalui seruan-seruan, melalui medsos-medsos mereka juga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....