Hari Anak Jakarta Membaca Diperingati 24 Agustus
- 23 Agt 2025 07:24 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Setiap tanggal dan bulan memiliki hari istimewa yang wajib diselenggarakan, namun disatu sisi, ada apa dengan tanggal 24 Agustus yang harus diketahui ?
Tanggal 24 Agustus adalah Hari Anak Jakarta Membaca. Peringatan ini merupakan kelanjutan dari Pencanangan Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjungan Perpustakaan 1995 yang diinisiasi oleh Presiden Soeharto.
Peringatan ini diadakan untuk meningkatkan kegemaran membaca kepada anak-anak dan generasi muda. Selain itu, Hari Anak Jakarta Membaca juga diadakan untuk mewujudkan generasi muda yang cinta membaca dan juga perpustakaan.
Membaca buku adalah kegiatan yang membawa berbagai manfaat, baik bagi perkembangan pribadi maupun intelektual seseorang. Aktivitas ini tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga memberikan banyak dampak positif bagi kesehatan mental dan emosional.
Kegiatan ini kemudian diadakan setiap tahunnya untuk meningkatkan potensi generasi muda dalam minat baca. Namun, apakah teman-teman tahu bagaimana sejarah Hari Anak Jakarta Membaca. Melansir dari bobo.gilr.id ?
| Baca juga: LPP RRI Tual Peringati Harkitnas Ke-118 |
Sejarah Hari Anak Jakarta Membaca
Pada Maret 2016, Central Conneticut State University mengadakan survei bertajuk World's Most Literate Nations Ranked.
Dalam survei itu menunjukkan bahwa Indonesia memiliki tingkat minat baca yang sangat rendah.
Bayangkan saja, dari 61 negara, Indonesia menempati posisi dua terbawah, yakni berada di urutan ke-60.
Hal ini kemudian juga diakui oleh UNESCO yang menyebutkan Indonesia berada di urutan kedua dari bawah soal literasi dunia
Menurut data UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan, yakni hanya 0,001%.
Artinya, setiap 1.000 orang Indonesia, hanya ada satu orang yang gemar membaca, teman-teman.
Sementara itu, ada pula riset yang dilakukan oleh Programee for International Student Assesment (PISA).
Pada penelitian itu, Indonesia menduduki peringkat 60 dengan skor 396 dari total 65 peserta negara untuk kategori membaca.
Skor yang didapatkan Indonesia ini jauh dari skor rata-rata internasional yang ditetapkan oleh PISA yakni sebesar 500
Hasil ukur membaca dalam riset PISA ini mencakup memahami, menggunakan, dan merefleksikan dalam bentuk tulisan.
Melihat hal itu, Suku DInas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat pun mengadakan Hari Anak Jakarta.
Dikutip dari buku berjudul Pada Sebuah Kapal Buku (2018:125), Gubernur Sutiyoso mencanangkan Hari Anak Jakarta Membaca pada 24 Agustus 2006.
Dari perayaan itu, setidaknya terdapat 5.000 siswa dari tingkat SD hingga SMA di Jakarta berkumpul di Monas untuk membaca buku.
Membaca buku memberikan banyak manfaat untuk kita. Manfaat ini tentunya dapat memberikan kita banyak ilmu pengetahuan sehari-hari. Melansir dari idntimes :
- Dapat mengurangi stress,
- Menambah wawasan dan pengetahuan,
- Dapat menstimulasi mental,
- Dapat menambah kosakata
- Dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi,
- Dapat meningkatkan memori, dan
- Dapat Membantu Mencegah Penurunan Fungsi Kognitif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....