Pemerintah Komitmen Swasembada Pangan Nasional
- 11 Feb 2025 20:49 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memfasilitasi penandatanganan purchase order (PO) antara Bulog dan PERPADI untuk menyerap gabah petani setara 2,1 juta ton beras dengan HPP Rp6.500 per kilogram, Selasa (11/2/2025).
Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan petani dan mendukung percepatan swasembada pangan nasional.
Dengan target panen raya mencapai 3 juta ton beras, pengusaha penggilingan padi berperan penting menyerap gabah petani, sementara Bulog menangani sisa 900 ribu ton.
Untuk memastikan kebijakan ini berjalan optimal dan bebas penyimpangan, Kabareskrim Polri telah ditugaskan mengawal proses serapan gabah. Mari bersama-sama menjaga stabilitas harga gabah dan meningkatkan nilai tukar petani demi ketahanan pangan Indonesia.
Mentan Amran mengingatkan, sekitar 100 juta orang, menggantungkan hidupnya kepada sektor pangan. Artinya, jatuhnya harga gabah akan berdampak besar pada kesejahteraan mereka.
“Jadi kewajiban itu semua pihak yang membeli gabah, bukan saja bulog. Harus minimal harga Rp 6.500 per kilogram agar Nilai Tukar Petani (NTP) kita naik,” imbuh Mentan Amran.
Ketua Umum Perpadi, Sutarto Alimoeso telah menyiapkan 2,1 juta ton setara beras untuk diserap Bulog. “Waktu pertemuan yang lalu kita sudah menyampaikan teman-teman saya siap untuk sampai dengan hari ini ya, setelah kita breakdown sampai ke tingkat daerah itu kita siap untuk mencapai sekitar 2 juta ton tadi, 2,1 juta ton,” kata dia.
Mantan Kepala Bulog ini, mengungkapkan, Perpadi awalnya ditargetkan menyerap 2 juta ton setara beras dalam waktu setahun. Namun, atas permintaan Kementan target tersebut dipercepat sampai April 2025.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....