Sensus Ekonomi Dukung Identifikasi Jumlah Penduduk Terbaru
- 16 Jun 2026 09:35 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Kepala BPS Maluku Tenggara, Freddy Abrahams menyikapi Launcing SE2026 mengatakan, setelah melalui seleksi Mitra hingga pelatihan, BPS menindaklanjuti tahap pelaksanaan lapangan, mulai 15 Juni sampai 31 Agustus 2026, Senin (15/6/2026).
“Nah, sebagai langkah awal untuk mensosialisasikan sekaligus untuk menyampaikan informasi terkait dengan sensus ekonomi kepada seluruh lapisan masyarakat. Dimulai dengan kegiatan pencanangan yang dilakukan oleh Bupati Maluku Tenggara, Unsur Forkopimda, dan undangan lainnya. Jadi, ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan pentahapan sensus ekonomi 2026,” ujar Abrahams.
Abrahams mengulas, Sensus Ekonomi 2026 ini dilaksanakan setiap 10 tahun untuk tahun yang berakhiran 6 dan merupakan sensus ekonomi yang kelima. Tujuan daripada sensus ekonomi adalah untuk mendapatkan profil dan karakteristik seluruh pelaku usaha, baik usaha besar maupun UMKM yang ada di Maluku Tenggara dan secara nasional.
“Dari SE 2026 ini akan memberikan gambaran kepada Pemerintah Daerah terkait dengan berapa jumlah usaha yang ada di Kabupaten Maluku Tenggara. Baik UB, usaha besar, maupun UMKM. Serta ini akan menjadi bahan perencanaan terkait dengan kebijakan intervensi program dalam pemberdayaan UMKM di Kabupaten Maluku Tenggara,” terangnya.
Selaku Kepala BPS, berharap petugas lapangan saat melakukan Pendataan ke desa-desa atau ke Ohoi, dapat diterima dengan baik dari Pemerintah desa maupun masyarakat, guna input data yang dikumpulkan dapat menggambarkan kondisi real ekonomi.
“Sensus ekonomi di tahun ini agak beda, yang terakhir di tahun 2016 kemarin. Karena di SE 2026 ini juga mencakup sektor pertanian. Kalau sebelumnya itu tidak dicakup, dan di SE 2026 mencakup sektor pertanian,” katanya.
Lebih jauh Abrahams menandaskan, Sensus tahun ini mencakup sektor pertanian, SE 2026 ini juga akan dilakukan pendataan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara. Data terkait dengan kondisi sosial ekonomi keluarga seluruh masyarakat dan akan digunakan Pemerintah mendapatkan jumlah penduduk terbaru lengkap dengan kondisi sosial ekonomi masyarakatnya.
“Jumlah mitra yang direkrut ada kurang lebih 96 petugas. Dan terdiri dari 82 PPL dan 14 PML. Jadi 96 petugas ini yang nantinya akan melakukan pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Maluku Tenggara,” ucapnya.
Abrahams minta dukungan Pemerintah daerah Maluku Tenggara, juga khusus para Pelaku usaha, sebab sensus tidak memiliki kaitan pajak atau proses hukum lainnya, namun memperoleh gambaran secara umum terkait dengan perkembangan usaha di Kabupaten Maluku Tenggara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....