Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Penuhi Gizi dan Penggerak Ekonomi Masyarakat
- 02 Sep 2026 16:09 WIB
- Langgur
RRI.CO.ID, Langgur – Pemanfaatan pangan lokal didorong menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat di Maluku Tenggara. Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun meminta pengolahan pangan lokal terus dikembangkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut disampaikan Thaher saat membuka Kampanye dan Gerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat (Germas), Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta pemeriksaan kesehatan oleh dokter spesialis anak dan dokter spesialis THT di Ohoi Dunwahan, Kecamatan Kei Kecil, Selasa (1/9/2026).
Thaher mengatakan, edukasi pengolahan pangan lokal telah dilakukan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas di sejumlah wilayah, termasuk Elat. Menurutnya, edukasi tersebut harus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat tidak hanya mengetahui cara mengolah pangan lokal, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk kebutuhan keluarga.
“Jangan setelah kegiatan ini selesai, selesai juga. Harus terus dilakukan edukasi kepada masyarakat,” kata Thaher.
Menurut Thaher, pangan lokal memiliki manfaat yang lebih luas karena dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Bahan pangan yang tersedia di daerah dapat diolah menjadi berbagai makanan yang dikonsumsi keluarga maupun dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai jual.
Ia mendorong kelompok PKK, Dasa Wisma dan masyarakat ikut mengembangkan berbagai olahan pangan lokal. Pemanfaatan hasil produksi masyarakat ini dapat menciptakan perputaran ekonomi di tingkat keluarga dan lingkungan sekitar.
“Manfaat gandanya itu anak-anak kita sehat, keluarga sehat, kemudian ekonomi masyarakat juga jalan karena kita beli hasil-hasil dari masyarakat sendiri,” ujarnya.
Thaher juga mengaitkan pemanfaatan pangan lokal dengan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebutuhan bahan pangan untuk program tersebut dapat didukung dengan hasil produksi masyarakat Maluku Tenggara.
Karena itu, Thaher mendorong kerja sama antara Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, PKK dan masyarakat dalam memperkuat pemanfaatan pangan lokal. Salah satu dukungan yang dapat dilakukan adalah penyediaan bibit agar masyarakat memiliki bahan pangan yang cukup untuk dikembangkan.
Ia berharap pemanfaatan pangan lokal tidak berhenti pada kegiatan pemerintah atau sebatas diperkenalkan kepada masyarakat. Pangan lokal harus benar-benar dimanfaatkan sehingga kebutuhan gizi keluarga terpenuhi dan hasil produksi masyarakat dapat ikut menggerakkan perekonomian daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....