Bupati Malra Minta Capaian Penurunan Stunting Lebih Gencar Dipublikasikan
- 18 Jun 2026 20:59 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur – Keberhasilan Kabupaten Maluku Tenggara menurunkan angka stunting hingga berada di bawah target nasional perlu diketahui lebih luas, baik oleh pemerintah pusat maupun masyarakat. Berbagai upaya dan inovasi yang dilakukan di daerah diharapkan tidak hanya berdampak di lapangan, tetapi juga terdokumentasi dan tersampaikan dengan baik sebagai bagian dari pertanggungjawaban Pembangunan, Kamis (18/6/2026).
Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun mengatakan capaian penurunan stunting yang saat ini mencapai 10,31 persen merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, mulai dari tenaga kesehatan, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, hingga pemerintah daerah. Karena itu, keberhasilan tersebut perlu dilaporkan secara berjenjang kepada pemerintah pusat agar menjadi bagian dari catatan pembangunan daerah.
"Kalau sudah begini harus laporannya sampai ke Jakarta. Kegiatan-kegiatan baik yang dilakukan di daerah harus diketahui juga oleh pemerintah pusat," kata Hanubun saat kegiatan Pembekalan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Pangan Lokal bagi ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan balita berat badan kurang di Ohoimel Resort, Ohoililir, Rabu (17/6/2026).
Menurut Hanubun, pelaporan capaian pembangunan bukan semata-mata untuk mendapatkan penghargaan atau pengakuan. Lebih dari itu, langkah tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap kerja keras para kader dan seluruh pihak yang selama ini terlibat langsung dalam berbagai program kesehatan masyarakat.
"Bukan karena ingin dipuji, tetapi kita harus menjaga dan mempertanggungjawabkan komitmen moral yang dimiliki para kader dan semua pihak yang sudah bekerja keras di lapangan," ujarnya.
Ia meminta setiap organisasi perangkat daerah lebih aktif mendokumentasikan dan menyampaikan berbagai capaian program kepada kementerian teknis masing-masing. Dengan demikian, inovasi dan praktik baik yang lahir dari daerah dapat diketahui serta menjadi referensi bagi wilayah lain yang menghadapi tantangan serupa.
Hanubun secara khusus memberikan apresiasi kepada kader Posyandu yang memiliki peran besar dalam mendukung berbagai program intervensi kesehatan, termasuk penurunan stunting. Dedikasi para kader selama ini bahkan telah mengantarkan Kabupaten Maluku Tenggara mendapat perhatian dalam berbagai forum nasional yang membahas pembangunan kesehatan masyarakat.
"Saya menyampaikan terima kasih kepada para kader yang luar biasa. Berbagai kemajuan yang kita capai hari ini tidak terlepas dari kerja keras dan pengabdian mereka di tengah masyarakat," katanya.
Meski angka stunting terus menunjukkan tren penurunan, Hanubun mengingatkan bahwa tantangan ke depan masih membutuhkan kerja sama yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Maluku Tenggara
"Ini bukan pekerjaan yang mudah. Ke depan kita masih membutuhkan kerja sama, strategi yang terintegrasi, dan komitmen semua pihak untuk terus bergerak bersama," ujar Hanubun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....