Peningkatan Kompetensi Guru, Indikator Utama Pendampingan Siswa
- 22 Jul 2026 18:01 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Kepala SMP Karel Sadsuitubun Langgur, Mariana M. Atbar, S.Pd kepada rri.co.id mengatakan Rombongan Belajar yang dimiliki SMP Karel Sadsuitubun, berjumlah 6 Rombel pada semester genap tahun ini, Selasa (21/7/2027).
“Sepanjang ada murid yang mau datang di sekolah tetap kami terima. Dari penerapan kurikulum juga ada kebijakan-kebijakan dari Kemendikdas dan juga peningkatan Kompetensi guru dan siswa. Sehingga tidak hanya terpaku pada kemampuan pengetahuannya saja,” terang Atbar.
Lebih lanjut Atbar mengemukakan, pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler wajib pramuka, pelajaran Bahasa Korea, Seni Tari, Dance, dan Kelompok Ukulele. Etskul olahraga, yakni badminton, tenis meja, futsal, atletik.
“Anak-anak yang punya bakat dan minat di Samra dapat dilatih . Dan intinya apa yang disukai anak-anak itulah yang kami hidupkan. Pembelajaran lebih melekat, supaya betul-betul menjawab kebutuhan dari kurikulum merdeka yang memang dilakukan di sekolah ini,” tegasnya.
Atbar menjelaskan, pengembangan Kompetensi Guru diberikan kebebasan dan hak sepenuhnya untuk tetap mengembangkan kompetensi diri tidak hanya sebatas di sekolah, diberikan juga peningkatan kompetensi lewat pelatihan, sekalipun dalam bentuk kombel dan saling membaur untuk berbagi ilmu.
“Kami bersyukur bahwa guru SMP Karel, dari total 24 Guru itu hampir semua itu sudah sertifikasi, hanya dua guru yang belum, yaitu guru honorer untuk Bahasa Korea dan satu guru P3K untuk mata pelajaran IPA, itu pun karena memang mereka baru ada bersama kami,” ucap Atbar.
Pengembangan Literasi dan Numerasi tambah Atbar, pihaknya memiliki perpustakaa Sekolah yang tetap dilengkapi fasilitas bukunya yang terakomodir lewat dana Bos. Kondisi Laboratorium komputer membutuhkan pengadaan perangkat, menyikapi penambahan jumlah siswa yang terus bertambah.
“Sejauh ini pemanfaatannya sangat luar biasa, tidak hanya untuk lab komputer tetapi juga Smart TV yang diberikan oleh pemerintah pusat, itu betul-betul dimanfaatkan oleh para guru. Dan banyak guru muda yang ada di SMP KRL yang berproses dalam pembelajaran, mengajar dengan memanfaatkan semua fasilitas yang ada, sehingga sangat memotivasi anak-anak untuk mau tetap belajar dan belajar,” kata Atbar.
“Kami disini proses belajarnya itu ada yang menggunakan Infokus di kelas, ada yang menggunakan smart TV, penempatannya di Lab IPA. Jadi betul-betul difasilitasi dan digunakan untuk proses pembelajaran ke anak-anak ini sendiri,” tutup Atbar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....