Ujian TKA Diikuti 137 Siswa di SMP Budhi Mulia Langgur
- 06 Apr 2026 15:05 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Kepala SMP Budhi Mulia Langgur, Engelbertus Rettob, S.Sos kepada rri.co.id mengungkapkan, pelaksanaan TKA di SMP Budhi Mulia sesuai Pilihan Sekolah yakni Pihaknya melaksanakan TKA pada Gelombang Pertama yaitu tanggal 6 dan 7 April sesuai agenda ujian, Senin (6/4/2026).
“Kita memilih kelembang pertama yakni hari ini dan besok, dan kebetulan kita disini tiga sesi, jadi kita bersyukur karena punya peralatan komputer yang cukup, sehingga satu ruang itu berisi dua kelompok, jadi satu kelompoknya itu 23 siswa, satunya lagi 23 siswa, satu kali untuk sesi pertama yang 46 siswa, dan syukur mereka semua sudah antusias untuk mengikuti pelaksanaan TKA,’ucapnya.
Rettob menerangkan Motode Pengawasan terhadap pelaksanaan TKA secara Silang penuh yang melibatkan pengawas dari SMP Sta. Theresia Langgur. Ujian dihari Pertama yakni Mata Pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia pada hari Kedua.
“Terkait soal persiapan itu semua sudah dilakukan oleh kita punya operator dan teknisi, terkait dengan komputer dan lain sebagainya, sampai juga kepada penyediaan tripod, bahkan sekolah terpaksa, kita punya smart TV ada, hanya memang karena kondisi kita tidak bisa naikkan ke atas, kita terpaksa menyediakan 2 buah HP,” jelasnya.
Lebih lanjut Rettob mengaku, selain 46 unit Komputer yang dimiliki Sekolah terdapat 3 unit Cadangan yang dipersiapkan untuk mengantisipasi gangguan teknis, guna mempermudah peserta ujian.
“ Kita berharap semoga pelaksanaan TKA ini untuk tahun ini kan baru pertama untuk kita. Jadi kita berharap semoga tidak ada gangguan, baik dari jaringan listrik maupun internet,”, tegasnya.
Sesuai data kata Rettob, Dinas Pendidikan telah melakukan Komunikasi ke Pihak terkait , baik Telkom dan PLN dalam menyediakan sarana suplay Listrik dan akses internet untuk menjangkau dan mengakomodir pelaksanaan ujian secara serentak di Maluku Tenggara.
“Kita juga mengantisipasi hal-hal kondisi alam yang terjadi yang tidak menentu. Jadi nanti sekolah juga berupaya supaya mendapatkan genset dan lain sebagainya untuk mengantisipasi andai ada gangguan jaringan dan macam-macam,” ungkap Rettob.
Retton menyoroti pernyataan orang tua memberikan kemudahan kepada siswa mengikuti Ujian pertanda orang tua bersedia merestui anaknya untuk melaksanakan atau mengikuti kegiatan TKA.
“Sekalipun ada orang tua yang berpendapat TKA ini tidak wajib, tetapi kita sudah informasikan kepada mereka apa pentingnya pelaksanaan TKA dan pada akhirnya mereka juga menyadari bahwa ini juga bagian dari persiapan anak-anak menuju ke USP nanti,” tambahnya.
Rettob optimis, perhatian orang tua terhadap peserta ujian untuk memberikan dukungan sangat tinggi terkait kesiapan seluruh orang tua, guna menyukseskan 2 agenda nasional ini, dan menjadi evaluasi bagi Siswa maupun ukuran kualitas instirusi Pendidikan.
“Saya tanya apa kesiapan anda untuk persiapan ujian mereka menyatakan bahwa mereka semua siap dan mereka semua siap, saat mereka ingin masuk ke ruang kelas Ujian,”ucap Rettob.
Rettob dalam berbagai pertemuan, terus mengajak seluruh siswa untuk peka dan tekun belajar, menyiapkan diri menghadapi ujian hingga proses kenaikan kelas, baik kelas 7, kelas 8 dan kelas 9 demi keberhasilan besama.
“Kita punya motto sekolah, Non Scholae Sed Vitae Discimus. Jadi belajar bukan untuk pintar tapi kita belajar untuk hidup. Jadi itu semua, kelas 7 dan kelas 8, kelas 9 pada saatnya selalu siap saja,” pesan Rettob.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....