Transportasi Terganggu, Warga PP Kur Kesulitan Kebutuhan Pokok

  • 01 Okt 2026 21:13 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Tual - Gangguan transportasi laut dari Tual menuju Pulau-Pulau (PP) Kur, Kota Tual, Maluku, berdampak terhadap pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. Warga menyebut kondisi tersebut telah berlangsung hampir satu bulan, sementara kemarau turut menyebabkan hasil perkebunan menurun drastis.

Penjabat Kepala Finua Finualen, Amirudin Sarkol, kepada rri.co.id Kamis (1/10/2026) mengatakan, masyarakat kesulitan mendapatkan beras dan kebutuhan pokok lainnya yang biasanya dibeli dari Tual. Keterbatasan transportasi juga membuat distribusi kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan menjadi terhambat.

“Sudah hampir satu bulan tidak ada perhubungan untuk dari Tual ke Kur, sehingga masyarakat kami itu membutuhkan kebutuhan-kebutuhan seperti beras, kebutuhan-kebutuhan pokok lain yang mereka biasa membeli di Tual, itu terkendalanya faktor perhubungannya,” kata Amirudin.

Menurut Amirudin, kondisi tersebut semakin berat karena musim kemarau menyebabkan tanaman perkebunan masyarakat mengalami kerusakan. Ia berharap pemerintah segera memberikan perhatian terhadap kelancaran transportasi, khususnya untuk wilayah Pulau-Pulau Kur.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tual, Djamaludin Rahareng, menjelaskan bahwa trayek Tual-Kur tetap berjalan sesuai jadwal ASDP dengan frekuensi lima kali dalam sepekan. Namun, pelayanan saat ini tidak maksimal karena KM Lobster mengalami docking emergensi.

“Sebenarnya trayek dan lintasan ini berjalan seperti biasa, normal, sebagaimana yang sudah dijadwalkan oleh ASDP. Jadi, untuk trayek Kur itu sebenarnya satu minggu lima kali,” ujar Djamaludin.

Ia menyebut lintasan khusus Pulau-Pulau Kur dilayani KM Lobster dan KM Tanjung Madlahar, namun untuk sementara hanya KM Tanjung Madlahar yang beroperasi.

Dengan kondisi tersebut, kelancaran transportasi laut menjadi penting untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat Pulau-Pulau Kur tetap terpenuhi. Pemerintah daerah bersama pihak terkait diharapkan dapat memastikan pelayanan kembali berjalan optimal selama masa perbaikan KM Lobster.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....