DKP Aru Salurkan Beras Bantuan Pangan untuk 16.498 Keluarga
- 12 Sep 2026 06:47 WIB
- Langgur
RRI.CO.ID, Dobo - Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Aru menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat yang berhak menerima melalui pemerintah kelurahan dan desa.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Aru, Marwan Mardana, kepada RRI di ruang kerjanya, Kamis (10/9/2026) mengatakan bantuan tersebut merupakan program Badan Pangan Nasional yang disalurkan secara berkala setiap tiga bulan kepada masyarakat penerima manfaat.
Marwan menjelaskan, untuk penyaluran bantuan pangan tahun ini terjadi peningkatan jumlah penerima dibandingkan tahun sebelumnya. Saat ini tercatat sebanyak 16.498 keluarga penerima manfaat di Kabupaten Kepulauan Aru.
Sementara total beras yang dialokasikan untuk masyarakat penerima manfaat mencapai sekitar 494 ton, yang diperuntukkan bagi masyarakat pada berbagai wilayah di Kabupaten Kepulauan Aru.
“Bantuan ini disalurkan setiap tiga bulan. Untuk setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan beras sebanyak 10 kilogram per bulan, sehingga dalam satu kali penyaluran untuk tiga bulan menerima sebanyak 30 kilogram,” kata Marwan.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan dilakukan melalui pemerintah kelurahan dan desa, kemudian diteruskan kepada masyarakat penerima sesuai data yang telah ditetapkan.
Menurutnya, data penerima manfaat bersumber dari data pemerintah pusat. Karena itu, Dinas Ketahanan Pangan tidak menetapkan sendiri masyarakat yang berhak menerima bantuan tersebut.
Marwan mengakui, dalam pelaksanaan di lapangan masih ditemukan kemungkinan adanya data penerima yang sudah mengalami perubahan status, misalnya masyarakat yang sebelumnya tercatat sebagai penerima namun kondisi ekonominya sudah berubah.
“Pada penyaluran sebelumnya masih ditemukan pegawai yang masuk dalam data penerima. Hal ini kemungkinan karena data yang digunakan belum sepenuhnya diperbarui. Namun, tahun ini sudah banyak yang dikeluarkan dari daftar penerima,” ujarnya.
Ia berharap bantuan pangan tersebut dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Selain membantu masyarakat kurang mampu, program tersebut diharapkan dapat menjaga ketersediaan pangan sekaligus membantu mengendalikan inflasi di Kabupaten Kepulauan Aru.
Marwan juga berharap masyarakat dapat memberikan informasi apabila ditemukan ketidaksesuaian data penerima di lapangan, sehingga pembaruan data dapat dilakukan sesuai ketentuan.
Ia memastikan program bantuan pangan tersebut masih akan terus berjalan dan direncanakan berlanjut hingga tahun 2027 sesuai kebijakan pemerintah pusat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....