Empat Rumah Bantuan Pemkab Malra Rampung dan Siap Dihuni
- 22 Agt 2026 16:14 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Empat unit rumah bantuan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara telah rampung dibangun dan siap ditempati masyarakat penerima manfaat hingga Agustus 2026. Rumah tersebut merupakan bagian dari Program Realokasi Rumah Terdampak Bencana dan Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni yang dilaksanakan tahun ini.
Keempat rumah yang telah selesai dibangun berada di Ohoi Rumadian, Kecamatan Manyeuw, Ohoi Ohoijang, Kecamatan Kei Kecil, Ohoi Holat, Kecamatan Kei Besar Utara Timur, serta Ohoi Wer Ohoi Ker, Kecamatan Kei Besar Utara Barat. Penyerahan kunci secara simbolis dilakukan Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun di Ohoi Rumadian, Jumat (21/8/2026).
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Maluku Tenggara Afan Bachri Ifat mengatakan program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat, terutama warga berpenghasilan rendah. Pemerintah daerah juga berupaya memastikan masyarakat terdampak bencana dan warga yang masih menempati rumah tidak layak memperoleh tempat tinggal yang lebih aman dan sehat.
“Dalam rangka meningkatkan kualitas hunian masyarakat serta mewujudkan rumah yang layak, aman, dan sehat bagi masyarakat berpenghasilan rendah, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan pada Tahun Anggaran 2026 melaksanakan Program Realokasi Rumah Terdampak Bencana dan Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni,” kata Afan.
Afan menjelaskan empat rumah tersebut terdiri atas tiga unit tipe 36 dan satu unit tipe 21. Masing-masing rumah tipe 36 berada di Ohoi Rumadian, Ohoi Ohoijang, dan Ohoi Holat, sedangkan rumah tipe 21 berada di Ohoi Wer Ohoi Ker.
Seluruh rumah tersebut telah mencapai progres pembangunan 100 persen sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh penerima manfaat. Pemerintah berharap hunian baru itu dapat memberikan rasa aman dan nyaman sekaligus menunjang aktivitas keluarga penerima bantuan.
“Dengan tersedianya rumah yang layak huni, diharapkan masyarakat memperoleh tempat tinggal yang aman, nyaman, sehat, dan bermartabat sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup, kesejahteraan, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi secara berkelanjutan,” ujarnya.
Penyerahan kunci secara simbolis menandai dimulainya pemanfaatan rumah oleh masyarakat penerima manfaat. Pemerintah daerah meminta rumah tersebut dijaga dan dirawat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Program bantuan hunian ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Maluku Tenggara meningkatkan kualitas permukiman sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat yang menghadapi dampak bencana maupun persoalan hunian tidak layak. Pelaksanaan program diharapkan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan tempat tinggal yang lebih layak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....