Kekeringan Melanda Pulau-Pulau Kur, Kaimear Paling Riskan

  • 21 Agt 2026 16:05 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Kekeringan melanda hampir seluruh desa atau vinua di Kecamatan Pulau-Pulau Kur, Kota Tual, Provinsi Maluku. Kondisi paling memprihatinkan terjadi di Vinua Kaimear yang saat ini mengalami krisis ketersediaan air bersih.

Camat Pulau-Pulau Kur Kota Tual, Johan Renwarin, kepada rri.co.id Jumat (21/8/2026) mengatakan, kekeringan terjadi di sejumlah wilayah, seperti Sermaf, Tubyal, Vinualen, Lokwirin hingga Kaimear. Menurutnya, Kaimear menjadi wilayah yang paling terdampak karena tidak memiliki sumber air bersih.

"Hampir setiap vinua yang ada di Kecamatan Pulau-Pulau Kur itu mengalami kekeringan. Baik di Sermaf, Tubyal, Vinualen, maupun Lokwirin dan Kaimear. Namun yang lebih signifikan itu ada pada vinua Kaimear," kata Johan.

Johan menjelaskan, kondisi Kaimear saat ini semakin riskan karena dari total 125 rumah, sekitar 100 rumah sudah tidak memiliki persediaan air. Kondisi tersebut membuat masyarakat sangat membutuhkan bantuan pemerintah kota untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

"Dari 125 rumah, ketersediaan air sudah berkurang. Sekitar 100 rumah itu tidak ada air lagi, sehingga mereka memang sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah kota," tambahnya.

Johan melanjutkan, Pemerintah Kota Tual melalui instansi teknis telah mengambil sejumlah langkah untuk membantu masyarakat terdampak kekeringan. Bantuan yang telah disalurkan berupa air minum dan air yang ditampung menggunakan blong, kemudian dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Penanganan tersebut menjadi langkah sementara untuk mengatasi keterbatasan air bersih di sejumlah wilayah Pulau-Pulau Kur. Kondisi Kaimear menjadi perhatian khusus karena tidak tersedianya sumber air bersih membuat masyarakat sangat bergantung pada pasokan bantuan pemerintah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....