Bupati Thaher Kukuhkan 30 Anggota Paskibra Maluku Tenggara

  • 16 Agt 2026 18:58 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun mengukuhkan anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2026 di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Sabtu (15/8/2026). Pengukuhan dilakukan menjelang pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan berlangsung pada 17 Agustus 2026.

Sebanyak 30 pelajar terpilih resmi menerima tugas kenegaraan sebagai anggota Paskibra Kabupaten Maluku Tenggara. Mereka akan bertanggung jawab mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati Thaher menegaskan, pengukuhan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan acara negara yang sarat makna dan tanggung jawab. Para anggota Paskibra merupakan putra-putri terbaik daerah yang telah melalui proses seleksi ketat dan pelatihan yang panjang.

“Kalian tidak berada di ruangan ini karena kebetulan. Kalian ada di sini karena terpilih. Kalian telah melewati tahapan seleksi yang panjang, mulai dari tes kesehatan, kesamaptaan, wawancara hingga wawasan kebangsaan,” kata Thaher.

Bupati mengatakan para anggota Paskibra telah menunjukkan semangat, disiplin, dan ketangguhan selama mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan. Berbagai tantangan fisik maupun mental yang dihadapi berhasil dilalui hingga mereka resmi dikukuhkan.

Ia mengingatkan bahwa tugas mengibarkan Bendera Merah Putih merupakan amanah sekaligus kehormatan yang tidak dimiliki oleh semua pelajar. Karena itu, setiap anggota Paskibra diminta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kesadaran akan makna perjuangan bangsa.

“Bendera yang akan kalian kibarkan bukan sekadar kain. Di dalamnya ada sejarah panjang, ada perjuangan para pendiri bangsa, dan ada pengorbanan para pahlawan yang telah gugur mempertahankannya,” ujarnya.

Selain bertugas pada upacara kemerdekaan, Bupati berharap para anggota Paskibra dapat membawa nilai-nilai positif yang diperoleh selama pelatihan ke dalam kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut meliputi kedisiplinan, patriotisme, nasionalisme, tanggung jawab, dan semangat mengutamakan kepentingan bersama.

Menurut Thaher, pengalaman menjadi anggota Paskibra akan menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menempuh pendidikan, memasuki dunia kerja, maupun berperan aktif di tengah masyarakat. Ia juga berharap para anggota Paskibra kelak kembali untuk membangun Maluku Tenggara sesuai bidang dan profesinya masing-masing.

“Daerah ini menunggu kalian kembali sebagai pemimpin di masa depan. Teruslah menjaga disiplin, patriotisme, dan kecintaan kepada bangsa serta daerah yang kita cintai bersama,” kata Thaher.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....