Lulusan RPL Maluku Tenggara Didorong Lanjut ke Program Pendidikan Profesi Guru

  • 14 Jul 2026 18:36 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur – Lulusan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura didorong untuk melanjutkan pendidikan ke Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus membuka peluang memperoleh sertifikat pendidik, Selasa (14/7/2026).

Hal itu disampaikan Wakil Dekan Bidang Akademik FKIP Universitas Pattimura, Prof. Dr. Karolis Anakottoty, saat Upacara Pengukuhan dan Penggelaran Lulusan Sarjana Program RPL di Aula Kantor Bupati, Langgur, Kamis (9/7/2026). Menurutnya, gelar sarjana yang kini disandang para guru menjadi pintu masuk untuk meningkatkan profesionalisme sebagai tenaga pendidik.

"Kepada seluruh bapak dan ibu guru yang hari ini telah menyandang gelar sarjana, saya menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya," kata Karolis.

Ia menjelaskan, dengan memiliki kualifikasi sarjana, para guru kini memiliki kesempatan untuk mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru. Program tersebut akan membantu guru memperoleh sertifikat pendidik yang dibutuhkan dalam pengembangan karir dan peningkatan kompetensi.

"Dengan telah memiliki kualifikasi sarjana, bapak dan ibu kini memiliki kesempatan untuk mengikuti program pendidikan profesi guru sehingga pada akhirnya dapat memperoleh sertifikat pendidik yang akan semakin meningkatkan kompetensi," ujarnya.

Selain meningkatkan kompetensi, sertifikat pendidik juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan guru. Karena itu, Karolis meminta para lulusan terus mengembangkan kemampuan dan menyesuaikan diri dengan perkembangan dunia pendidikan.

Ia juga mengajak para guru menjadi teladan dalam membangun budaya literasi, numerasi, dan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Peran guru sangat menentukan kualitas generasi yang akan datang.

"Teruslah belajar, berinovasi, dan menjadi teladan dalam membangun budaya literasi, numerasi serta karakter peserta didik di sekolah masing-masing," katanya.

Karolis berharap para lulusan tidak berhenti pada capaian akademik yang telah diraih. Sebaliknya, mereka diharapkan terus meningkatkan kapasitas diri untuk menjawab tantangan pendidikan yang semakin kompleks.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....