Rumah Dinas dan Home Stay Klasis Kei Besar Jadi Pusat Kegiatan Sosial dan Rohani

  • 11 Apr 2026 13:11 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Pembangunan rumah dinas dan home stay Klasis Kei Besar di Elat menjadi langkah strategis untuk mendorong aktivitas sosial, rohani, sekaligus ekonomi jemaat di wilayah tersebut. Fasilitas ini tidak hanya dirancang untuk kebutuhan internal gereja, tetapi juga sebagai ruang produktif yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Pemanfaatan lahan gereja yang sebelumnya belum optimal menjadi titik masuk dalam penguatan peran gereja di tengah kehidupan sosial. Pemerintah daerah melihat langkah ini sebagai bagian dari transformasi pengelolaan aset keagamaan agar lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman.

“Pembangunan rumah dinas dan home stay ini merupakan bentuk nyata dari upaya pemanfaatan lahan tidur yang selama ini belum dimaksimalkan,” kata Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam saat membacakan sambutan Bupati pada acara Peletakan batu pertama pembangunan rumah dinas dan home stay Klasis Kei Besar di Elat, Sabtu (11/4/2026).

Menurut Viali secara fungsional, rumah dinas akan menunjang efektivitas pelayanan para pelayan gereja dalam menjalankan tugas pastoral sehari-hari. Di sisi lain, keberadaan home stay membuka peluang bagi gereja untuk mendukung kegiatan lintas jemaat, termasuk kunjungan pelayanan, pertemuan rohani, hingga aktivitas sosial lainnya.

Fasilitas ini juga berpotensi mendorong perputaran ekonomi skala kecil di lingkungan sekitar melalui aktivitas yang melibatkan masyarakat. Dengan meningkatnya kunjungan dan kegiatan, masyarakat setempat dapat mengambil peran dalam penyediaan kebutuhan pendukung seperti konsumsi maupun layanan lainnya.

“Dengan adanya pembangunan ini, kita berharap lahan yang sebelumnya tidak produktif dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujar Viali.

Diharapkan penguatan kelembagaan gereja melalui penyediaan infrastruktur yang memadai akan berdampak pada meningkatnya kualitas pelayanan dan kontribusi sosial. Sinergi antara gereja dan pemerintah pun diharapkan terus berkembang dalam mendorong pembangunan masyarakat yang lebih inklusif dan berdaya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....