Wabup Malra Ajak Semua Pihak Perkuat Kolaborasi Wujudkan Ketahanan Pangan

  • 09 Jul 2026 12:57 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur – Ketahanan pangan tidak dapat dibangun oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, saat menghadiri Gerakan Keluarga Menanam, Berternak dan Memasarkan (GKMBM) yang digagas Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) di Ohoi Watngil, Kecamatan Hoat Sorbay, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan produksi komoditas pangan lokal untuk mendukung swasembada pangan dan pengendalian inflasi daerah. Gerakan yang dilaksanakan Klasis GPM Pulau-Pulau Kei Kecil dan Kota Tual itu juga ditandai dengan penanaman bibit cabai secara simbolis serta dilakukan serentak di 14 kecamatan di Kabupaten Maluku Tenggara.

Dalam sambutannya, Rahantoknam menegaskan pembangunan daerah hanya dapat berhasil apabila didukung kerja sama lintas sektor. Pemerintah, lembaga keagamaan, dunia usaha, dan masyarakat harus bergerak bersama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Pelaksanaan program pembangunan harus dilakukan secara konkret dan strategis agar mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Rahantoknam.

Ia mengatakan tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks sehingga tidak mungkin diselesaikan hanya oleh pemerintah. Karena itu, partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting agar setiap kebijakan dan program pembangunan dapat berjalan efektif hingga menjangkau wilayah-wilayah terpencil.

Rahantoknam juga menekankan, sektor ketahanan pangan membutuhkan sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk meningkatkan produksi, distribusi, dan pemanfaatan potensi pertanian, perikanan, serta sumber daya lokal yang dimiliki daerah.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan pemerintah, tetapi juga dari tingkat keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan. Budaya gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial harus terus diperkuat sebagai modal utama pembangunan daerah.

Melalui semangat kolaborasi yang dibangun dalam GKMBM, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara optimistis berbagai program strategis dapat berjalan lebih maksimal. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat peningkatan kesejahteraan sekaligus memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Maluku Tenggara Joseph A. Dumatubun, Ketua Klasis Pulau-Pulau Kei Kecil dan Kota Tual Pdt. Ny. I.K.K. Koljaan/W., S.Th, para Ketua Majelis Jemaat, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....